BALIKPAPAN, Cerdasnews.id — Pertandingan Liga 2 Championship 2026 antara Persiba Balikpapan melawan PSS Sleman berlangsung kondusif di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (26/4/2026) malam. Laga yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1. Dengan hasil tersebut, Beruang Madu–julukan Persiba terjun bebas ke laga babak playoff degradasi ke Liga 3 melawan tim terbawah dari grup sebelah.
Ratusan personel gabungan dari Brimobda, instansi terkait, serta jajaran Polresta Balikpapan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum hingga setelah pertandingan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Kapolresta Balikpapan, Komisaris Besar Polisi Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pengamanan telah direncanakan secara matang melalui apel kesiapan yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG).
“Kami melibatkan ratusan personel gabungan untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif. Seluruh prosedur pengamanan, termasuk pemeriksaan penonton dan penempatan personel di titik rawan, telah dilaksanakan sesuai standar operasional,” ujarnya.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim tampil agresif dengan saling melancarkan serangan. Persiba Balikpapan yang berjuluk Beruang Madu harus bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemainnya, Rical Vieri, menerima kartu merah pada menit ke-54. Meski demikian, pertandingan tetap berlangsung sengit hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor akhir 1-1.

Plt Wakapolresta Balikpapan, Kompol Teguh Sanyoto, SH, MH, menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam stadion, tetapi juga di area luar guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
“Kami lakukan pengamanan berlapis, termasuk pemeriksaan barang bawaan penonton untuk mencegah masuknya benda berbahaya. Hingga pertandingan selesai, situasi tetap aman dan tertib,” jelasnya.
Pertandingan Liga 2 Championship pekan ke-26 ini juga digelar tanpa tiket atau gratis bagi penonton, yang turut meningkatkan antusiasme masyarakat untuk hadir langsung di stadion.
Usai pertandingan, kedua tim kembali ke markas masing-masing dengan pengawalan aparat keamanan. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar tanpa adanya gangguan berarti.* (Ydar)


