Balikpapan, Cerdasnews.id — Tokoh masyarakat Kota Balikpapan sekaligus tokoh di berbagai organisasi kemasyarakatan di Kalimantan Timur, H. Ardiansyah Noor, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Quo Vadis Media Sosial Kalimantan Timur” yang digelar di Aula Gedung Mahakam, Mako Polda Kaltim, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh kalangan akademisi dari Universitas Balikpapan, perwakilan pemerintah daerah, unsur TNI, serta berbagai tokoh masyarakat di Kalimantan Timur. FGD ini menjadi forum diskusi strategis untuk membahas arah perkembangan dan dampak penggunaan media sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, H. Ardiansyah Noor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran bersama terkait penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab.
“Saya sangat respek dan mengapresiasi pelaksanaan FGD ini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana media sosial memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap aspek sosial, budaya, hingga keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, akademisi, dan masyarakat dalam mengelola serta mengedukasi penggunaan media sosial.
Ia juga berharap hasil diskusi dalam FGD tersebut dapat menjadi rekomendasi konkret bagi para pemangku kebijakan dalam merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi dinamika media sosial di Kalimantan Timur.
“Kita berharap dari forum ini lahir solusi dan langkah nyata agar media sosial dapat dimanfaatkan secara positif serta tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat,” tambahnya.
FGD “Quo Vadis Media Sosial Kalimantan Timur” menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif di wilayah Kalimantan Timur.* (Ydar)


