BALIKPAPAN, Cerdasnews.id – Walikota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud ,SE, ME, menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.3/1258/E/SETDA tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Surat edaran tersebut ditujukan kepada unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, pimpinan instansi vertikal, satuan pendidikan, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, ketua RT, hingga seluruh masyarakat Kota Balikpapan.
Dalam surat edaran yang ditetapkan pada 28 Mei 2026 tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memeriahkan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni dengan tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Wali Kota Balikpapan menginstruksikan seluruh kantor instansi pemerintah, satuan pendidikan, perusahaan, pertokoan, kawasan perumahan, dan masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh selama satu hari pada 1 Juni 2026.

Selain itu, instansi vertikal, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, dan satuan pendidikan di Kota Balikpapan diimbau menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan masing-masing pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 08.00 Wita.
Dalam surat edarannya, Rahmad Mas’ud juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti dan menyaksikan siaran langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Pusat yang dipimpin Presiden Republik Indonesia di Jakarta melalui kanal resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) maupun siaran televisi nasional.
“Memeriahkan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 melalui berbagai media publikasi cetak, elektronik, dan media sosial dengan menggunakan tema dan logo Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.
Pemkot Balikpapan juga mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan kreatif yang mengedepankan nilai persatuan, gotong royong, dan kesederhanaan. Selain itu, masyarakat diajak melaksanakan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada warga, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial, kerja bakti lingkungan, pasar murah, hingga konsultasi hukum gratis.
Sementara itu, dalam pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, ditegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
“Kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” demikian kutipan pidato Kepala BPIP.
Dalam pidato tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” ujar Kepala BPIP dalam pidatonya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. (Ydar)


