BALIKPAPAN, Cerdasnews.id – Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, terus mengintensifkan pengawasan terhadap berbagai persoalan pelayanan publik. Sejumlah agenda yang menjadi perhatian antara lain penyelesaian masalah air bersih, penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses, hingga mendorong penguatan sektor pertanian melalui dukungan anggaran daerah.
Dalam upaya mengatasi persoalan distribusi air bersih, Fauzi memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dan pihak terkait pada Juli 2026. Rapat tersebut membahas langkah-langkah penyelesaian kendala pelayanan air bersih yang masih dikeluhkan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan air bersih yang maksimal. Melalui RDP ini kami meminta PTMB menyampaikan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di lapangan,” ujar Fauzi.
Selain menjalankan fungsi pengawasan, legislator dari daerah pemilihan Balikpapan Utara itu juga melaksanakan reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga secara langsung terkait berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.
“Aspirasi masyarakat menjadi dasar bagi kami dalam memperjuangkan program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga. Karena itu, setiap masukan akan kami tindak lanjuti melalui pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah,” katanya.
Di sektor pertanian, Fauzi menilai Balikpapan perlu memperkuat ketahanan pangan dengan mendorong penambahan lahan pertanian serta meningkatkan dukungan anggaran bagi para petani.
“Penguatan sektor pertanian harus menjadi perhatian bersama. Kami mendorong adanya penambahan dan pembukaan lahan pertanian baru yang didukung alokasi anggaran memadai agar ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ungkapnya.
Ia menegaskan Komisi II DPRD Kota Balikpapan akan terus menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran guna memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen mengawal setiap program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, baik pelayanan publik, pembangunan ekonomi, maupun peningkatan kesejahteraan warga Balikpapan,” tutupnya. (edy)


