KANDANGAN, Cerdasnews.id — Kubu Lok Nyiur — Marta Jiwa kini bersuka cita. Merebut satu tiket lolos ke babak empat besar (semifinal) turnamen sepak bola Liga Bamban XII setelah memupus Kabun Pertanian, 4-2, lewat adu penalti di Lapangan Jayapati, Bamban Utara, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kamis (13/8/2026).
Duel klasik “El Bambani” (bukan Elclasico ala Real Madrid — Barcelona, Red) ini harus adu penalti setelah Lok Nyiur (RT. 02 Bamban) dan Kabun Pertanian (RT. 01 Bamban Selatan) bermain 0-0 dalam 2 x 30 menit. Adu penalti ini membuat kagum 500-an penonton yang “bekajal-kajalan” di tepi lapangan dan harap-harap cemas pemain kedua kubu.
Namun, saat wasit A Rifani dengan dua hakim garis Riduan dan Novi meniup peluit adu penalti, Lok Nyiur beruntung. Empat dari lima “algojonya” — Ilim, Hafiz, Rizal, dan Samdi — sukses mengeksekusinya. Kontras dengan Kabun yang cuma Ancau dan Alfian saja gol, Raihan dan Farouk justru gagal, hingga sorak sorai pun menyeruak di kubu Lok Nyiur menyambut skor adu penalti 4-2 itu. 
Apa kata Ancau atau Kusairi (kapten tim Kabun Pertanian) itu seusai timnya kalah adu penalti? “Nasib kita kalah keberuntungan saja. Pemain kita kada nang siapnya menembak adu penalti,” ujar Ancau menjawab media ini seusai duel klasik “El Bamban” tersebut.
Kick-off di bawah cuaca cerah, buhan Lok Nyiur yang dua kali tampil garang, kali ini kurang greget. Lok Nyiur tanpa skuad andalan, Aditya (10) yang diketahui pergi ke Kabupaten Banjar untuk membela salah satu klub di sana karena partai finalnya bersamaan dengan hari pertama babak 8 besar Liga Bamban XII ini.
Ketidakhadiran Aditya digantikan Samdi sebagai kapten tim Lok Nyiur. Samdi mampu memimpin rekan-rekannya seperti Ilim, Rizal, Armis, Kasman, Faisal dan Ali di bawah mistar gawang. Sayangnya, tak ada motor penggerak serangan seperti Aditya sehingga bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. 
Sebaliknya, Ancau yang memimpin kawan-kawannya seperti Rayhan, Anton, Farouk, Prayoga, Hery atau penggantinya Waridi lebih banyak menekan kubu Lok Nyiur. Serangan kubu Kabun Pertanian ini beberapa kali membuat kiper Ali berjibaku. Bahkan pemain Lok Nyiur, Herman mendapat kartu kuning (KK) karena cenderung main kasar.
Sampai babak pertama selesai tak ada gol. Begitu pula babak kedua. Lok Nyiur lebih banyak memiliki peluang, tapi tangguhnya Ancau menggalang pertahanan Kabun Pertanian membuat Lok Nyiur tak mampu membobol kiper Oval Ali. Sampai laga usai skor tetap 0-0, hingga adu penalti untuk keunggulan Lok Nyiur — Marta Jiwa tersebut.
Turnamen Liga Bamban XII HSS yang dihelat saban tahun setiap jelang Hari Kemerdekaan 17 Agustusan ini kembali digelar Jumat, 14 Agustus 2026 ini dengan partai kedua 8 besar. Partai tandingnya derby Bamban Utara, yakni Padang (RT. 03 Bamban Utara) kontra Muara Longawang (RT. 02 Bamban Utara). Kick-off pukul 16.30 WITA. (JJD)


