BALIKPAPAN, Cerdasnews.id – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut disampaikan setelah Pemkot Balikpapan melakukan rapat koordinasi bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Pertamina untuk membahas kondisi penyaluran BBM dan antrean panjang yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, BPH Migas memastikan pasokan BBM bersubsidi di Kota Balikpapan tetap terpenuhi. Masyarakat pun diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan Pertalite.
“Alhamdulillah kita bersyukur Kepala BPH Migas langsung hadir di sini memberikan penyampaian bahwa tidak usah khawatir, BBM di Kota Balikpapan akan terpenuhi,” kata Rahmad usai rapat koordinasi bersama Pertamina dan BPH Migas di Aula Pemkot Balikpapan, Jum’at (14/8/2026).
Menurut Rahmad, langkah penambahan titik penyaluran menjadi salah satu upaya pemerintah bersama Pertamina untuk mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.
Pertamina akan membuka beberapa titik tambahan penyaluran Pertalite di sejumlah kawasan Balikpapan. Penambahan titik tersebut diprioritaskan untuk kendaraan roda dua sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan antrean di SPBU utama.
Adapun titik tambahan penyaluran Pertalite tersebar di beberapa wilayah Kota Balikpapan.
Di wilayah Balikpapan Timur, terdapat dua titik tambahan, yakni SPBU Teritip dan SPBU Batakan.
Sementara di Balikpapan Utara, penyaluran tambahan disiapkan di kawasan Grand City dan Jalan MT Haryono, depan Majesty.
Sedangkan di Balikpapan Barat, titik tambahan penyaluran Pertalite berada di SPBU Kebun Sayur.
Rahmad menegaskan, koordinasi antara Pemkot Balikpapan, BPH Migas dan Pertamina dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terlayani sekaligus mengatasi persoalan antrean yang terjadi di lapangan.
Dengan adanya tambahan titik penyaluran tersebut, masyarakat pengguna kendaraan roda dua diharapkan memiliki alternatif lokasi untuk mendapatkan Pertalite sehingga beban antrean di sejumlah SPBU dapat berkurang.
Pemkot Balikpapan juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi distribusi BBM bersubsidi di wilayah Kota Balikpapan.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh BBM sesuai kebutuhan tanpa harus menghadapi antrean panjang. (Ydar)


