BALIKPAPAN, Cerdasnews.id – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Balikpapan terus menggencarkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada pelajar sekolah dasar sebagai langkah pencegahan terhadap bullying, penyalahgunaan narkoba hingga tindakan kekerasan.
Kegiatan yang digelar dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut berlangsung di SDN 015 Balikpapan Kota, Kamis (27/8/2026), mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Penyuluhan diberikan kepada 24 siswa dan siswi kelas VI. Kegiatan menghadirkan Aipda Bambang dari Satbinmas Polresta Balikpapan sebagai pemateri, didampingi tiga mahasiswi Psikologi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang sedang menjalani magang di Polresta Balikpapan, yakni Erika, Sheti dan Tira Yunanda.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak bullying, bahaya narkoba dan obat-obatan berbahaya, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Aipda Bambang mengingatkan para siswa agar tidak menjadi pelaku maupun ikut terlibat dalam tindakan bullying, kekerasan, KDRT, maupun penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, siswa juga diajak memahami perasaan korban perundungan. Mereka diberikan pemahaman bahwa tindakan bullying dapat menimbulkan rasa sakit hati, sedih, takut, serta memberikan dampak buruk bagi korban.
“Jangan sampai kita menjadi pelaku bullying. Kita harus memahami perasaan teman yang menjadi korban dan berani mencegah apabila melihat tindakan perundungan,” pesan Aipda Bambang dalam kegiatan tersebut.
Para siswa juga didorong untuk berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Apabila melihat atau mengalami tindakan bullying, mereka diminta tidak diam dan segera menyampaikan kepada guru kelas atau pihak sekolah.
“Kalau melihat atau mengalami bullying, jangan takut untuk melapor kepada guru. Jangan menyelesaikan masalah dengan kekerasan,” imbaunya.
Dalam kesempatan tersebut, Satbinmas juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi narkoba dan obat-obatan berbahaya. Edukasi sejak usia sekolah dinilai penting agar anak-anak memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menolak ajakan yang dapat merusak masa depan mereka.
“Anak-anak harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan obat-obatan berbahaya. Jangan mudah menerima sesuatu dari orang lain yang tidak diketahui asal-usulnya,” tegasnya.
Satbinmas Polresta Balikpapan juga memperkenalkan layanan kepolisian melalui Call Center 110. Para siswa maupun masyarakat dapat menghubungi layanan tersebut apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 Polresta Balikpapan,” jelasnya.
Kegiatan Binluh berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif. Para siswa mengikuti materi dengan antusias serta mendapat kesempatan memahami secara langsung pentingnya membangun sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Balikpapan berharap edukasi sejak dini dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.
Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, berani melapor ketika menghadapi persoalan, serta memiliki kepedulian untuk mencegah bullying, kekerasan dan penyalahgunaan narkoba. (Edy)


