BARABAI, Cerdasnews.id — Kepemimpinan wasit di babak 8 besar atau final juara grup pada turnamen sepak bola Kemboja Cup Palajau (KCP) 18 kini menjadi sorotan publik dan ofisial tim. Terutama wasit yang mengadili partai Andara FC kontra Buluan FC-A di Lapangan Bina Muda Palajau — Pandawan, HST, Selasa (8/9/2026).
Sorotan itu diungkap pembina Buluan FC, Yajid Fahmi AS, seusai timnya Buluan FC-A memenangi laga 1-0 kontra Andara FC dari Tanjung (Tabalong). “Wasitnya kali ini agak payah dan perlu dievaluasi, karena keputusannya sering merugikan pemain kedua kubu,” ucap Yajid in media ini.
Berbicara sambil ditemani pembina klub lainnya, Salpia Riduan, Yajid yang nota bene anggota DPRD dan Ketua KONI HST itu kurang puas dengan kepemimpinan korps “baju hitam” yang sekarang boleh warna warni tersebut. Karena itu, ia menghendaki wasit perlu dilakukan evaluasi.

Kubu Andara FC pun melihat kepemimpinan wasit kurang bagus. “Kami tidak mau dikatakan kalah karena wasit. Kedua tim tadi bermain cukup bagus. Tapi memang, kepemimpinan wasit juga merugikan tim lawan,” ucap manajer tim Andara FC, Halil saat disambangi seusai laga.
Sementara pelatih Buluan FC-A, Anang Nurdiansyah hanya tersenyum ditanya soal wasit. “Seharusnya, kalau sudah masuk babak 8 besar seperti ini, wasit yang memimpin lebih bagus lah,” ujar coach Anang — sapaan akrabnya — kepada media ini.
Wasit Ferdy, wasit yang memimpin partai Andara FC vs Buluan FC-A terpantau media ini kerap mendapat cemoohan publik dan ofisial kedua tim. Keputusannya cenderung kontroversial dan merugikan kedua pihak, sehingga hampir sepanjang laga 2 X 40 menit teriakan wasit, wasit terdengar. 
Selain kontroversi, ada beberapa pelanggaran pemain yang seharusnya free-kick seperti mengangkat kaki terlalu tinggi dengan terjangan justru tak ditiup wasit dengan pelanggaran. Begitu pun takling dari belakang. Untungnya, pemain kedua kubu yang kerap jatuh tergeletak tetap bermain sportif hingga tak terjadi keributan.
Terkait kepemimpinan wasit ini, Ketua Panpel KCP 18, H Akhmad Kursani juga angkat bicara. “Malam ini (tadi malam — Red) kami segera melakukan rapat untuk mengevalusi kepemimpinan wasit,” ucap Kursani secara terpisah kepada media ini.
Sejauh ini belum didapat konfimasi dari wasit Ferdy, wasit dari Askab PSSI HST yang menjadi sorotan itu. Apakah misalnya ia saat memimpin pertandingan dalam kondisi kurang prima, atau memang ada persoalan lain yang membebaninya sehingga ia dianggap membuat keputusan yang kontroversial di lapangan. (JJD)


