Seputarkotaku.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen memberikan layanan khusus bagi atlet difabel, memastikan mereka dapat berlatih dan berkompetisi dengan optimal melalui dukungan yang lebih baik.
Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional serta Layanan Khusus Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, Kamis (7/11/2024) menjelaskan bahwa setiap atlet difabel setidaknya memerlukan satu pendamping.
“Jika ada 10 atlet, total yang terlibat bisa mencapai 20 orang. Pendampingan sangat penting dalam proses latihan maupun saat pertandingan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa biaya operasional untuk mendukung keikutsertaan atlet difabel dalam kompetisi cenderung lebih besar dibandingkan dengan atlet non-difabel.
“Misalnya, atlet tunanetra membutuhkan pendamping khusus untuk berbagai aktivitas, mulai dari latihan hingga kebutuhan sehari-hari di hotel,” jelasnya.
Dua aspek utama yang perlu diperhatikan dalam layanan bagi atlet difabel adalah pendampingan dan aksesibilitas fasilitas.
“Tidak mungkin kita mengadakan acara tanpa memperhitungkan aksesibilitas. Pendamping sangat diperlukan untuk memastikan atlet bisa mengikuti semua kegiatan dengan lancar,” tambahnya.
Thomas berharap pemerintah dan masyarakat semakin memahami kebutuhan unik para atlet difabel agar mereka dapat terus berkembang dan berprestasi.
“Difabel butuh perhatian lebih, tidak hanya dari segi fasilitas, tetapi juga dari pelatihan, pendampingan, dan persiapan kejuaraan,” pungkasnya.(*/adv)


