Seputarkotaku.com, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menyambut kehadiran olahraga baru yang sedang tren, yaitu pickleball.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim meluncurkan program sosialisasi yang dirancang untuk memperkenalkan olahraga ini ke berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.
Target utama mereka adalah 10 kabupaten/kota di seluruh provinsi, dengan fokus pada sekolah-sekolah dan komunitas-komunitas lokal.
Pickleball sendiri adalah olahraga yang memadukan elemen tenis, badminton, dan pingpong.
Memiliki aturan sederhana dan dimainkan dengan raket serta bola kecil di lapangan yang tidak terlalu luas, olahraga ini sangat cocok untuk dimainkan di berbagai tempat, bahkan di ruang terbuka yang terbatas.
Sri Wartini, Plh Kepala Dispora Kaltim, Rabu (20/11/204) menjelaskan bahwa pickleball menawarkan alternatif menarik untuk masyarakat yang ingin berolahraga dengan fasilitas yang mudah diakses.
“Keunggulan utama pickleball adalah fleksibilitasnya. Lapangan yang digunakan tidak membutuhkan area besar, sehingga sangat cocok dimainkan di sekolah-sekolah atau ruang terbuka publik di berbagai daerah,” ujar Sri Wartini.
Dengan begitu, olahraga ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas olahraga.
Setelah pertama kali digelar pada tahun ini, turnamen pickleball yang diselenggarakan oleh Dispora Kaltim menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Sekitar 700 peserta, yang terdiri dari pelajar hingga masyarakat umum, turut serta dalam turnamen tersebut, menandakan tingginya minat terhadap olahraga ini.
Angka ini menjadi tolak ukur yang positif bagi Dispora Kaltim dalam mendorong pengembangan pickleball lebih lanjut di seluruh provinsi.
“Melihat antusiasme yang luar biasa ini, kami sangat optimis pickleball bisa berkembang pesat di Kaltim. Peserta yang mencapai 700 orang di tahun pertama ini menjadi bukti bahwa masyarakat sangat antusias mencoba olahraga ini,” kata Sri Wartini.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar turnamen, tetapi juga menjadi ajang sosialisasi yang memperkenalkan pickleball sebagai olahraga baru yang menyenangkan, sekaligus mudah diakses.
Dispora Kaltim berharap untuk melanjutkan sosialisasi ini ke kabupaten/kota lain agar semakin banyak orang yang tertarik dan merasakan manfaat kesehatan dari olahraga ini.
Tidak hanya berhenti pada sosialisasi dan turnamen lokal, Dispora Kaltim memiliki ambisi besar untuk mengembangkan pickleball hingga ke level nasional.
Salah satu target utamanya adalah menjadikan olahraga ini bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di NTT-NTB.
Sri Wartini menjelaskan bahwa memperkenalkan pickleball di Kaltim adalah bagian dari strategi untuk menjadikan provinsi ini sebagai pusat olahraga inovatif.
“Kami ingin pickleball menjadi lebih dari sekadar olahraga yang populer. Kami berharap olahraga ini bisa berkembang hingga masuk dalam PON 2028, dan mewakili Kaltim di ajang olahraga nasional,” lanjutnya.
Dengan melihat potensi besar yang dimiliki pickleball, Dispora Kaltim berencana untuk mengembangkan fasilitas pelatihan dan kompetisi lebih lanjut, dengan harapan bisa melahirkan atlet-atlet berbakat dari Kalimantan Timur yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pickleball hanyalah langkah awal dari upaya Dispora Kaltim untuk memperkenalkan lebih banyak olahraga baru yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
Di masa depan, Dispora Kaltim berencana untuk terus berinovasi dengan memperkenalkan cabang-cabang olahraga lain yang dapat menarik minat lebih banyak kalangan.
“Pickleball adalah salah satu contoh olahraga yang sederhana namun menyenangkan. Kami berharap olahraga ini bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat Kaltim, dan turut serta dalam menciptakan budaya hidup sehat yang lebih merata di provinsi ini,” ujar Sri Wartini.
Dengan target sosialisasi yang melibatkan 10 kabupaten/kota dan sekolah-sekolah, pickleball memiliki peluang besar untuk menjadi olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan di Kaltim.
Olahraga ini berpotensi untuk memperkaya pilihan olahraga yang ada, sekaligus membawa nama Kalimantan Timur ke panggung olahraga nasional yang lebih besar.
Pickleball di Kaltim bukan hanya sekadar tren sesaat, melainkan sebuah upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas olahraga dan memperkenalkan keberagaman cabang olahraga kepada masyarakat luas.(*/adv)


