Seputarkotaku.com, Balikpapan -Guna meningkatkan partisipasi pemiih dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan 2024.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali melakukan sosialisasi dengan melibatkan organisasi keagamaan.
Mengususng tema “Membangun Sinergi Antara KPU Kota Balikpapan Dan Nahdlatul Ulama Balikpapan Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pada Pilkada Sentak Tahun 2024” Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Gran Senyiur Hotel Balikpapan dihadiri langsung Ketua KPU Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, Komisioner KPU Balikpapan Divisi Sosialisasi Partisipasi Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM), Suhardy, Ketua Bawaslu Balikpapan Wasanti dan sejumlah tamu undangan.
“Ya..hari ini kita lakukan sosialisasi melibatkan organisasi keagaman salah satunya Nahdlatul Ulama,” ucap Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakosos Yudho Lelono.
Yudo menuturkan, KPU Balikpapan memiliki 8 target sasaran dalam meningkatkan partisipasi pemilih, seperti Pemilih Pemula, Ormas Agama, Kelompok Perempuan, Disabilitas, Profesi dan lainnya.
Masih Yudho, semua kelompok yang menjadi target KPU Balikpapan dalam meningkatkan partisipasi pemilih akan dihadirkan dalam kegiatan sosialisasi.
Ditempat yang sama, Suhardy menuturkan sebagai divisi yang tugasnya meningkatkan partisipasi pemilih, sosialisasi terhadap ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama memang menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih.
“Kami inginkan dengan adanya kegiatan sosialisasi sepeti masyarakat yang tadinya tidak mengetahui, akhirnya tau dan paham, hingga muncul kesadaran. Sehingga dari itu semua bisa memantik masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ucap Adi karib disapa.
Adi menambahkan, setelah seluruh tahapan sosialisasi di jalankan, KPU Balikpapan berharap tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat.
Berkaca dari tiga kali pelaksanaan Pilkada sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih tidak mencapai 60 persen lebih. Sementara KPU selaku penyelenggara diberikan anggaran yang cukup besar oleh pemerintah untuk dimaksimalkan dalam meningkatkan partisipasi pemilih.
“Suksesnya Pilkada itu bisa di ukur dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.
“Dalam meningkatkan partisipasi pemilih inilah, KPU Balikpapan menyelenggarakan berbagai macam sosialisasi, salah satunya hari ini yang melibatkan organisasi keagamaan salah satunya Nahdlatul Ulama,” terangnya.
Adi menambahkan, tidak hanya Nahdlatul Ulama, dalam mensosialisasikan ini semua, pihaknya juga akan mengundang organisasi keagamaan seperti Muhammadyah, hanya saja di waktu yang berbeda. Mengingat kedua organisasi keagamaan inilah yang memiliki basis masa yang besar.
“Hari ini kita mengajak teman-teman dari NU terlebih dahulu. Kami berharap temen-temen dari NU ini bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait Pilkada sampai ke masyarakat bawah,” tutupnya.(*)


