BALIKPAPAN, CerdasNews.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat 32,252 kg di Gedung Mahakam, Polda Kaltim, Selasa (11/3/2025).
“Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 32,252 kg merupakan hasil ungkapan kasus dari 3 wilayah di Kaltim,” ujar Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kaltim, AKBP Rezkhy Satya Dewanto, saat Konferensi Pers dengan awak media.
“Kasus pertama berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika Nomor TAP-679C-04113-INZ, yang diterbitkan pada 17 Februari 2025. Barang bukti ini terkait dengan tersangka Arianto S alias A, yang ditangkap pada 18 Februari 2025,” tambahnya.

Dijelaskan, Rezkhy Satya Dewanto, saat pengungkapan kasus petugas berhasil menyita satu karung bertuliskan Growiller Grower 302P yang berisi 9 bungkus narkotika jenis sabu, serta satu bungkus bertuliskan Buan Yin Wang berisi sabu dengan total berat bruto 10.077 gram (netto 9.843 gram).
Sedangkan sebagian barang bukti, sebanyak 5 gram netto, telah disisihkan untuk uji laboratorium oleh BPOM Samarinda dan persidangan. Sisanya, yaitu 9.838 gram dimusnahkan.
Pada kasus kedua, yang berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika Nomor TAP-672-O410-ENZ, yang diterbitkan pada 4 Januari 2025. Barang bukti ini terkait dengan tersangka M, dengan total barang bukti 12 paket sabu seberat 545,54 gram.
“Dari tersangka berhasil diamankan barang bukti sabu 12 paket dengan rincian barang bukti yang disita 49,46 gram ada 6 paket, 49,44 gram, 49,40 gram, 49,42 gram, 26,66 gram dan 24,4 gram. Sisa barang bukti yang digunakan untuk pembuktian perkara dan persidangan sebanyak 5 gram, sedangkan 540,54 gram lainnya dimusnahkan,” ungkapnya.

Alhasil pada kasus ketiga, berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika Nomor TAP-387E-MO4113-ENZ, yang diterbitkan pada 1 Januari 2025. Barang bukti ini terkait dengan tersangka M, yang ditangkap pada 27 Januari 2025.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kaltim dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur dan Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba.
Pemusnahan ini adalah bukti nyata bahwa kami akan terus menindak tegas para pelaku kejahatan narkotika,” tegas Rezkhy Satya Dewanto.
Polda Kaltim juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan segala bentuk peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
Proses pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu ke dalam air panas yang telah dicampur dengan bahan kimia khusus, sehingga tidak dapat digunakan kembali. Seluruh proses pemusnahan disaksikan oleh perwakilan instansi terkait, termasuk kejaksaan, BPOM dan media.
“Sehingga dengan pemusnahan ini, Polda Kaltim berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan mencegah peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat,” pungkasnya.***
(Yun/CerdasNews.id)


