Catatan Edy Yudohandana
CerdasNews.id — Kota Balikpapan adalah salah satu kota besar yang berada di Provinsi Kalimantan Timur. Merupakan satu-satunya kota di provinsi ini yang melarang segala jenis kegiatan pertambangan. Kota Balikpapan yang saat ini kembali dipimpin Walikota H Rahmad Mas’ud bersama sang wakil Bagus Susetyo, terkenal dengan Wisata Pantai, diantaranya destinasi Pantai Manggar dan Lamaru yang terletak di ujung timur Kota Balikpapan. Kedua destinasi tersebut masih menjadi primadona warga untuk mengisi libur panjang di saat Idul Fitri dan hari-hari besar lainnya.
Dengan ciri khas nyiur melambai dan jejeran pohon cemara, hamparan pantai yang bersih dan luas serta berbagai macam kuliner yang tersedia, menjadi ciri tersendiri Pantai Manggar dan Lamaru. Tidaklah mengherankan jika kedua pantai tersebut menjadi pilihan utama masyarakat bahkan yang datang dari luar kota ini.

Ya, pengunjung yang datang bukan saja dari Kota Balikpapan, melainkan dari luar seperti Kutai Kartanegara, Samarinda, Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Paser bahkan ada yang dari Kutai Timur dan Bontang.
Selain keindahan alamnya yang mempesona serta segala fasilitas yang tersedia seperti Toilet, Kamar Mandi, Mushola serta berbagai permainan. Harga tiket masukpun cukup terjangkau dan dapat di katakan relatif murah.
Sebut aja untuk Pantai Lamaru kendaraan roda dua hanya Rp 5.000,- roda empat berkisar Rp 20.000,- hingga Rp 50.000. Sedangkan untuk tiket masuk satu orang dikenakan Rp 30.000,-.

Sedangkan untuk Pantai Manggar yang terletak di Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur harga tiket masuk adalah Rp 5.000,- untuk anak-anak, Rp 10.000,- untuk dewasa dan Rp 15.000,+ untuk wisatawan mancanegara. Selain itu, pengunjung juga perlu membayar biaya parkir kendaraan demi keamanan.
Memasuki hari ke lima libur Idul Fitri di kedua pantai tersebut jumlah pengunjung yang berdatangan mencapai ribuan orang. Jumlah ini diprediksi akan mengalami kenaikan di hari Minggu mendatang.
Disamping kenyamanan yang sudah cukup terjaga, namun demikian masih ada beberapa sektor yang perlu dibenahi. Diantaranya masalah kebersihan lingkungan dan petugas parkir, agar kendaraan yang masuk dapat parkir dengan tertib.
Lebih penting lagi masalah keamanan dan keselamatan para pengunjung saat berenang di laut. Ini harus benar-benar di kelola secara profesional, karena keselamatan jiwa lebih penting dari segalanya. Selamat berlibur dinyang yang Fitri.***


