Paser, CerdasNews.id — Kehadiran Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka disambut antusias oleh warga Dusun Muara Kate, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Ahad, 15 Juni 2025.
Sehari sebelumnya, Sabtu (14/6/2025) wapres turun langsung ke lokasi wafatnya Russell, 60 tahun yang merupakan tokoh penolak Hauling, perbatasan antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Wapres Gibran tampak dengan seksama mendengarkan keluhan warga yang dalam dua tahun terakhir hidup dalam bayang-bayang konflik tambang.
Warga pun menyampaikan secara terang-terangan keluhan mereka, termasuk belum terkuaknya siapa dalang dibalik tewasnya Russell yang diduga kematiannya berkaitan dengan penolakannya terhadap Hauling.

Kedatangan aan kehadiran RI-2 yang disambut antusias warga, bukannya menghadiri forum resmi yang turut diikuti pihak perusahaan, Gibran justru memilih berdialog langsung dengan warga. Selama dua jam lebih, ia bahkan meminta paspampres tidak menghalangi warga yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Mas Wapres lebih memilih menemui warga daripada duduk di forum bersama PT Mantimin Coal Mining (MCM), perusahaan tambang yang selama ini jadi sumber keresahan,” ujar salah satu warga yang diundang secara khusus minta namanya tak ditulis dalam pemberitaan.
Wapres Gibran yang tampil sederhana menjadi harapan warga setempat, agar hidup mereka bisa lebih harmonis tanpa bayang-bayang konflik tambang yang sudah menelan korban tewasnya tokoh penolak Hauling yang hingga hampir satu tahun belum terkuak siapa dalangnya.*** (Ardi)


