Balikpapan, CerdasNewa.id — Sepinya Job Lawak bagi para seniman Kota Balikpapan sangat berdampak dalam kebutuhan ekonomi. Seperti yang sekarang dirasakan oleh pelawak Syarkan Syarief yang cukup kondang di belantara seni budaya masyarakat dan pejabat Kota Balikpapan.
Agar dapat bertahan hidup, Syarkan Syarief ‘nyambi’ melakukan pekerjaan lain disamping pekerjaan pokok sebagai seorang seniman, yakni dengan menanam cabe jenis mahkota dan mentimun di pekarangan rumah, Jalan Cendrawasih, Inpres IV, Gang Merak, RT. 17, No. 45, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim.

“Hidup terus berjalan sementara job lawak sepi mau tidak mau nyambi tanam lombok dan mentimun, memanfaatkan lahan kosong disamping rumah,” ujarnya kepada media ini, Rabu (18/6/2025).
Syarkan yang terkenal dengan banyolan banyolan yang menghibur masyarakat Balikpapan melalui Singing and Comedian Show Basados ini dengan giat dan penuh semangat mengerjakan kebunnya. Dibantu oleh istri yang selalu setia menemani hidupnya dalam keadaan apapun. Hasil kebunnya cukup bagus, walaupun di kelola secara tradisional.
“Alhamdulillah mas saya ini asalnya anak desa merantau ke Balikpapan. Jadi kalau bicara bercocok tanam sudah pengalaman saat tinggal di desa,” cetus Syarkan yang cukup kocak dan imut-imut ini.
Syarkan menjelaskan, seniman lawak di Kota Balikpapan memang tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Kota. Padahal dunia lawak juga ikut membantu terwujudnya pembangunan Kota Balikpapan melalui pesan-pesan moralnya. Disamping itu sebagai obat stress, karena mereka yang menonton lawak pasti tertawa karena terhibur.
Ia berharap semoga kedepannya panggung seni lawak di Kota Balikpapan dapat dikembangkan kembali. Paling tidak jika ada perayaan HUT Kota atau lainnya bisa melibatkan para seniman lawak.
Jebolan seniman Srimulat ini juga menghimbau kepada masyarakat jika ingin merasakan cabe jenis mahkota silakan berkunjung tanpa di pungut bayaran. Begitu juga jika ada yang mau pesan untuk di ekspor silakan siap di layani.
“Silakan masyarakat yang ingin merasakan cabe mahkota datang kerumah secara gratis. Begitu juga jika ada mau mau ekspor saya siap melayani secara gratis,” cetus Syarkan berkelakar, meski job sedang sepi.*** (Edy)


