Catatan Pinggir — Y Darojatun
CERDASNEWS.id — Semestinya yang namanya berlibur itu menyenangkan. Lepas dari segala kepenatan selama beraktivitas. Tapi berlibur bisa berubah jadi mimpi buruk kalau ketemu oknum-oknum yang nggak bertanggung jawab. Nah, ini dia yang terjadi di Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan yang sempat heboh hingga viral di medsos. Beberapa pengunjung curhat, mereka dipaksa sewa terpal buat berteduh! Parahnya lagi, tempat berteduh di pantai itu kayaknya udah dibagi-bagi alias di kapling sama oknum-oknum tersebut. Duh, bikin kapok banget kan?
Bayangin aja, udah jauh-jauh datang, capek-capek perjalanan, eh sesampainya di pantai malah disambut sama pungutan liar. Harganya? Ya nggak jelas, seenaknya mereka aja. Mau nggak mau, ya tetep harus bayar kalau mau berteduh. Ini jelas-jelas bikin nggak nyaman dan bikin kapok balik lagi ke pantai tersebut.
Yang lebih bikin kesal, tempat berteduh di pantai itu kayaknya udah jadi lahan bisnis pribadi. Mau berteduh di mana pun, tetep aja harus bayar. Kok kayak gitu sih? Udah bayar tiket masuk, eh masih aja ada pungutan liar lainnya. Nggak adil banget!
Untungnya, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan sudah konfirmasi ke UPTD terkait dengan adanya masalah ini. Semoga aja ada tindakan tegas yang diambil, biar kejadian kayak gini nggak terulang lagi. Kasian kan, wisatawan pada kapok semua. Padahal Pantai Manggar Segara Sari itu pantainya bagus, sayang banget kalau potensi wisatanya terhambat gara-gara ulah segelintir orang.
Semoga pihak berkompeten segera bertindak. Kita semua berharap agar liburan di Pantai Manggar Segara Sari bisa kembali nyaman dan menyenangkan tanpa harus was-was sama pungutan liar. Yuk, kita jaga keindahan alam pantai di Kota Balikpapan dan pastikan liburan kita tetap asyik!*


