Oleh : Nurul Ussainar Survivor Kanker
Balikpapan, CerdasNews.id – Bicara penyakit kanker memang sangat menakutkan bagi para penderita. Apa lagi masuk dalam tahapan Stadium 4 dimana kanker telah menyebar dari tempat awalnya, setidaknya ke satu organ tubuh lain. Tahap ini di kenal sebagai kanker “sekunder”atau “metastatik”.
Pada kanker, sel-sel tubuh mengalami kerusakan genetik sehingga tumbuh secara abnormal dan terus membelah diri tanpa berhenti, bahkan saat tidak di butuhkan. Sel-sel abnormal ini akan membentuk gumpalan jaringan yang disebut tumor.
Penyakit ini dapat terjadi hampir di semua bagian tubuh dan disebabkan oleh kerusakan DNA pada sel, baik akibat faktor lingkungan seperti asap rokok dan radiasi atau faktor genetik.
Namun demikian, para penderita kanker jangan berkecil hati dan tetap semangat untuk melawannya. Tidak mungkin Allah memberikan cobaan diluar kemampuan ummatnya. Artinya pasti ada solusi dan jalan, tentunya melalui proses. Salah satu kunci adalah _*dukungan moral dan medis harus dilakukan untuk pejuang kanker*_
Jangan membuang waktu, begitu positif dinyatakan mengidap kanker secepatnya melakukan pengobatan secara medis. Paling tidak saat masih dalam tahapan Stadium 1, karena ukuran kanker masih relatif kecil dan belum menyebar ke tempat lain.
Kebanyakan para penderita kanker mengalami stres, yang akibatnya akan membuat buruk kondisi mental. Untuk itu perlu diberikan dukungan moral yang mencakup dukungan emosional, psikologis dan sosial dari keluarga, teman dan kerabat.
Terkait dukungan medis harus melakukan perawatan yang efektif dan kontinyu. Perawatan tidak hanya fokus pada pengobatan fisik melainkan mencakup aspek psikologis, emosional dan spritual untuk meningkatkan kualitas hidup pasien secara keseluruhan.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis sebagai Survivor Cancer. Setelah melakukan operasi sepuluh tahun lalu dan delapan kali kemo serta tiga puluh kali melakukan Radio Terafi (Penyinaran). Alhamdulillah hingga saat ini tidak menemukan kendala yang berarti. Artinya, semua terletak pada diri kita sendiri. Selagi mau berusaha, berjuang, berdoa dan tawaqal kepada Allah SWT.
Semoga dari catatan kecil ini yang bisa dibilang masih jauh dari sempurna, dapat bermanfaat atau setidaknya sebagai motivasi khususnya bagi pejuang kanker. Terlebih lagi buat teman-teman dekat yang senasib. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu. Lebih baik melakukan dari pada tidak sama sekali. Salam sehat untuk pejuang kanker. (***)


