BARABAI Cerdasnews.id — Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal bersama Ketua Komisi II DPR RI, H Muhammad Rifqinizamy Karsayuda (MRK) menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 66 siswa di Kabupaten HST. Penyerahan bantuan PIP ini dilakukan di Pendopo Bupati HST, Jumat (4/9/2026).
Bupati Rizal menyebut, pendidikan merupakan salah satu kunci utama membangun masa depan. “Melalui PIP ini, mari kita wujudkan perhatian bersama agar anak-anak kita memiliki kesempatan yang sama untuk belajar tanpa harus terhambat keterbatasan biaya,” ajak Bupati Rizal sesaat sebelum menyerahankan bantuan PIP tersebut.
Bupati Rizal pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Komisi II DPR RI, MRK atas perhatian dan sinergi yang terus menerus diberikan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Murakata — HST.

Sementara kepada 66 siswa penerima manfaat di HST, Bupati Rizal meminta agar jajaran terkait segera memfasilitasi percepatan penyelesaian administrasi bagi siswa yang persyaratannya belum lengkap. Sehingga dana bantuannya bisa segera dimanfaatkan.
Lantas, MRK hadir dengan cerah ceria. Ia memberikan suntikan semangat kepada para siswa dan orang tua murid melalui kisah nyata tentang perjalanan hidup keluarganya sendiri yang penuh perjuangan dalam menempuh dunia pendidikan.
Ceritanya begini. MRK menyebut, almarhum ayahnya (Karsayuda — Red) dulu merupakan anak dari seorang penjaga sekolah (pesuruh SD) di Desa Mahang, Kecamatan Pandawan, HST. Lalu ayahnya nekat mengayuh sepeda sejauh lebih kurang 170 km ke Banjarmasin pada tahun 1974 demi melanjutkan jenjang pendidikan.
“Sampai di Banjarmasin, Abah saya menjual sepedanya untuk modal menyewa becak dan menjadi tukang becak sambil kuliah di Fakultas Syariah IAIN Antasari. Bahkan Abah dulu tidur di dalam becak karena takut becaknya hilang,” ungkap MRK seperti mengenang romantika perjuangan hidup ayahnya.

Menurut dia, berkat keberanian dan tekad sang ayah untuk menembus keterbatasan biaya melalui jalur pendidikan, maka nasib keluarganya pun berubah total, hingga ia sendiri juga bisa menempuh pendidikan dan kini dipercaya menjadi wakil rakyat di tingkat nasional (DPR RI).
“Saya selalu mengatakan, cara mengubah hidup yang paling mudah itu dengan sekolah. Jadi Bapak, Ibu sekalian, kalau hari ini ekonomi pian terbatas, jangan khawatir. Cukup berjuang dan memastikan anak-anak pian terus sekolah,” ucap Rifqinizamy, putra alm. Karsayuda yang diketahui hakim PA (Pengadilan Agama) dan ibunya guru SD itu.
Rifqinizamy menambahkan, jika ada anak di HST yang terkendala biaya sekolah, para orang tua tidak perlu ragu melapor secara berjenjang. Mulai dari sekolah hingga Bupati. Maka ia bersama pemerintah daerah siap mencarikan solusi semaksimal mungkin sehingga diharapkan tidak ada satu pun anak-anak di HST yang putus sekolah. (JJD)

Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Bantuan PIP 66 Siswa di HST, Bupati Rizal : Pendidikan Kunci Masa Depan, MRK Ungkap Kisah Perjuangan Ayahnya
Related Posts
Add A Comment

