BARABAI, Cerdasnews.id — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di Hulu Sungai Tengah (HST) khidmat. Peringatan refleksi sejarah perjuangan bangsa ini ditandai dengan penyerahan (hibah) 18 aset milik daerah ke desa-desa pada apel peringatan di Halaman Kantor Bupati HST, Senin (25/5/2026) .
“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomasi demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ucap Bupati HST, Samsul Rizal membacakan sambutan tertulis Menkominfo Digi, Meutya Viada Hafid.
Apel Harkitnas 2026 ini sedianya dihelat pada Rabu (20/5/2026), tapi baru terlaksana pada apel bersama Senin pagi. Diikuti Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, Sekkab H Muhammad Yani, Dandim 1002/HST, Danyon 621/MTG, Wakapolres HST dan unsur Forkopimda lainnya dengan pakaian seragam Korpri.

Bupati menyebutkan, secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Peringatan Harkitnas 2026 disebut menjadi panggilan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan api Budi Utomo dalam setiap lini kehidupan.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” Bupati Rizal menirukan amanat Menteri Meutya Hafid.

17 KANTOR DESA DAN 1 PASAR
Usai menyanyikan mars perjuangan — Padamu Negeri, Satu Nusa Satu Bangsa — dan doa bersama, dilanjutkan penyerahan hibah aset daerah berupa bangunan kantor dan pasar desa.
Penyerahan secara simbolis dilakukan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Sekkab Muhammad Yani dengan para Pambakal (Kepala Desa). Disaksikan oleh Bupati Rizal dan jajaran peserta upacara.
Aset-aset daerah yang diserahkan berupa 17 bangunan Kantor Pembakal (Kepala Desa) dan 1 bangunan pasar kepada Pemdes masing-masing. Sebelumnya, aset-aset milik daerah ini berada pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) HST.
Tercatat ada 16 desa dari 8 kecamatan yang menerima hibah bangunan kantor. Rinciannya, Kecamatan Pandawan meliputi dua desa, yakni Desa Kambat Utara dan Desa Palajau.
Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS) — Desa Sungai Jaranih dan Tabudarat Hilir. Kecamatan Haruyan — Desa Teluk Mesjid, Pengambau Hilir Dalam (PHD) , dan Desa Barikin.
Kecamatan Batu Benawa — Desa Kalibaru dan Desa Baru. Kecamatan Hantakan — Desa Hantakan. Kecamatan Batang Alai Utara (Batara) — Desa Muara Rintis, Desa Maringgit, dan Desa Haur Gading. Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) — Desa Birayang Surapati. Kecamatan Limpasu — Desa Rangas dan Desa Pauh.
Sementara Desa Pajukungan, Kecamatan Barabai, menerima dua aset hibah. Hibah bangunan Kantor Desa (Pembakal) dan bangunan pasar desa di Pajukungan.
Pembakal Desa Pajukungan, Suparyono mewakili penerima hibah mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah. “Kita sangat bersyukur dan mengapresiasi kepada Pak Bupati, Pak Sekda dan Dinas PMD HST yang sudah memfasilitasi pemberian hibah ini.” ujarnya ke awak media usai menerima hibah. (JJD)


