KANDANGAN (CERDASNEWS.id)– Cabang olahraga andalan Hulu Sungai Selatan (HSS), sepak takraw menggeliat lagi. Mulai mengintensifkan latihan anak-anak U-17 sebagai persiapan pembentukan tim atau regu ke kancah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalsel di Banjarmasin tahun 2026.
”Latihan ini untuk persiapan kita ke Banjarmasin. Kita akan mengikuti POPDA Kalsel yang rencananya di Banjarmasin pada 18-24 Mei 2026,” ungkap pelatih (coach) sepak takraw HSS, Hafiz Kafillah menjawab awak media ini.
Disambangi sesaat hendak menggenjot belasan anak asuhnya di GOR Sepak Takraw, Desa Bamban Selatan (Bamsel), Kecamatan Angkinang, HSS, Hafiz ditemani pengurus PSTI HSS, Mohamad Aini. Ia menyebut, POPDA Kalsel tahun ini menandingkan 4 cabor, yakni sepak bola, bola voli, bola basket, dan takraw.
”HSS sendiri akan mengikuti semua cabor POPDA itu. Hanya saja latihannya dilakukan terpisah-pisah,” ujar Hafiz seraya menyebut, latihan cabor sepak bola dan voli di bilangan Ganda atau di Komplek Stadion 2 Desember Kandangan, dan pemusatan latihan cabor basket di lapangan Lambung Mangkurat Simpang Lima, Kandangan.
Latihan para atlet takraw HSS yang berusia 17 tahun ke bawah atau pemain kelahiran 2009 ini, sebut Hafiz, untuk persiapan tim ke POPDA Kalsel. “Kita menyiapkan tiga regu, dua regu putra dan satu regu putri,” jelas coach takraw HSS berlisensi nasional itu.
Dua regu putra yang dipoles Hafiz bersama dua asistennya — Rifki dan Wendi — itu berkekuatan 10 atlet. Mereka terdiri dari Zakies, Haikal, Raffa, Fadil (tekong), Reihan, Adit, Baim (smash), Raihan, Aditya, dan Nizam (feeder atau pengumpan). Sedang regu putrinya diperkuat Syifa (tekong), Lutvia, Manda (smash), Yasmin dan Julia (feeder).
Lantas Aai — sapaan akrab Mohamad Aini — pun bicara. Aai membenarkan, di antara 15 pesepaktakraw muda yang digenjot latihan intensif lima kali dalam seminggu itu terdapat sejumlah mantan pemain tim HSS di ajang Porprov XII Kalsel.
“Benar, ada tiga pemain yang semuanya putri pernah masuk tim takraw HSS di Porprov XII. Ketiganya juga masih pelajar, yakni Syifa, Lutvia dan Yasmin. Sedang pemain putranya tidak ada yang bermain di Porprov XII, tapi sudah pernah diterjunkan ke POPDA sebelumnya,” urai Aai sambil tersenyum.
Baik Aai maupun coach Hafiz sama-sama menyebut, pihaknya menyiapkan tiga regu ini sebaik mungkin. Sebab, tim sepak takraw HSS ingin mempertahankan reputasinya sebagai juara umum POPDA Kalsel tahun 2O24.
”POPDA tahun 2024 lalu, kita merebut tiga gelar juara sekaligus. Juara I, II, dan juara III atau juara umum pada kelompok putra. Sedang kelompok putrinya tidak dimainkan sejak POPDA 2018, dan baru akan dimainkan lagi pada POPDA 2026 ini,” jelas Hafiz yang juga coach takraw HSS di Porprov XII tersebut.
Latihan anak-anak sepak takraw HSS sendiri terpantau cukup menarik. Mereka antusias sekali mengikuti berbagai menu latihan. Tak hanya jogging-jogging dan melompati rintangan untuk ketahanan fisik, melainkan pula latihan game dan kekompakan tim dalam permainan selama satu jam lebih di GOR kebanggaan warga HSS itu. (JJD)


