Jurnalis – Edy Yudohandana
Balikpapan, CerdasNews.id — Keluarga besar Majelis Ta’lim Yayasan Dian Insana Mandiri dibawah kepemimpinan Hj. Yusdiana Hakim, S.Sos.,M.H menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (29/1/2025) di Jalan MT Haryono, RT. 8, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Peringatan Isra Mi’raj kali ini dengan tema _”Menjadi Kekasih Allah, Melalui Perjalanan Spritual Nabi Muhammad SAW”_ menghadirkan penceramah Ustad KH. Irsyad Faseh, LC dan dihadiri Sekretaris DPRD Kota Balikpapan, Anggota DPRD Kota Balikpapan, Ustad Aras Mansur, S.Pdi, Ketua BPC KKSS Kota Balikpapan, Sekretaris BPC KKSS Kota Balikpapan, Ketua ketua Pilar KKSS Kota Balikpapan beserta kelompok pengajian se Kota Balikpapan terkhusus dari Kecamatan Balikpapan Utara.

Ketua Umum Majelis Ta’lim Dian Insana Mandiri Hj. Yusdiana Hakim, S.Sos.,M.H mengatakan, dengan memperingati Isra Mi’raj untuk memperkuat kecintaan kita kepada kekasih Allah SWT yakni Nabi Muhammad SAW. Selain itu untuk meningkatkan tali silaturahmi khususnya Majelis Ta’lim Dian Insana Mandiri dan jemaah.
“Selain meningkatkan tali silaturahmi, meningkatkan ibadah kepada Allah SWT juga untuk menambah kecintaan kita kepada kekasih Allah, yakni Nabi Muhammad SAW,” ujar Yusdiana yang juga sebagai Anggota DPRD Kota Balikpapan Partai Nasdem Daerah Pemilihan Kecamatan Balikpapan Utara.

Sementara itu dalam ceramah singkatnya Ustad KH. Irsyad Faseh menjelaskan, bahwa Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa yang dialami oleh Rasulullah SAW, yakni perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW bersama malaikat Jibril. Mereka melakukan perjalanan dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis dan dari bumi menuju Sidratul Muntaha.
Isra Mi’raj sendiri terjadi pada tanggal 27 Rajab di tahun ke-8 kenabian. Awalnya rasulullah diperintahkan menjalankan 50 kali shalat dalam sehari. Namun, karena takut umatnya tidak bisa menjalankan shalat sebanyak 50 waktu, Rasulullah meminta keringanan hingga hanya harus menjalankan perintah shalat 5 waktu dalam sehari semalam.
Di penghujung ceramahnya Ustadz Arsyad mengingatkan bahwa jangan tinggalkan shalat dan sholatlah tepat waktu. Tinggalkan segala kepentingan dunia, jika waktunya shalat tiba. Maka Allah akan memberikan berkah yang berlimpah.

Yusdiana juga menambahkan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT. Dan Insya Allah bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan dari keluarga besar Majelis Ta’lim Dian Insana Mandiri.
Berdasarkan pantauan media ini, ratusan jemaah sangat antusias mengikuti jalannya peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Dian Insana Mandiri, sampai dengan selesai.*** (Edy)


