Seputarkotaku.com, Balikpapan – Perayaan hari jadi Kota Balikpapan yang ke-128 tahun ini tidak sekadar menjadi ajang selebrasi, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan, memajukan ekonomi, dan merayakan keberagaman budaya lokal.
Mengusung tema keberlanjutan dan kebersamaan, rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Balikpapan akan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia HUT ke-128 Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menyampaikan bahwa semangat kolaborasi menjadi kunci dari perayaan tahun ini.
“Kami ingin menciptakan suasana yang bukan hanya meriah, tetapi juga bermakna, dengan fokus pada kebersihan lingkungan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal,” ungkap Dio, sapaan akrabnya.
Kegiatan diawali dengan program kerja bakti massal pada awal Februari, di mana warga diajak mempercantik lingkungan masing-masing. Selain itu, pemasangan lampu hias di lingkungan warga menjadi bagian dari program “Balikpapan Terang” yang menambah semarak kota.
Sementara itu, Disdikbud Balikpapan akan menggelar karnaval budaya, menampilkan ragam kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya Kota Beriman.
“Kami ingin masyarakat lebih mengenal dan bangga dengan identitas budaya lokal,” tambah Dio.
Dari sisi ekonomi, Pemkot Balikpapan menggagas program Balikpapan Great Sale 2025, mengajak pelaku usaha memberikan diskon 12,8 persen untuk menyemarakkan perayaan sekaligus mendukung UMKM lokal.
Pasar murah juga disiapkan Dinas Perdagangan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kemeriahan akan mencapai puncaknya dalam pesta rakyat yang menghadirkan hiburan dari artis ternama, dengan detail acara yang akan diumumkan melalui kanal resmi Pemkot. Penutupan perayaan akan dilakukan dengan tabligh akbar sebagai bentuk syukur sekaligus persiapan menyambut Ramadan.
HUT ke-128 Balikpapan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan, memperkuat identitas budaya, dan mendorong roda ekonomi lokal agar terus berputar demi kemajuan kota.(*)


