Seputarkotaku.com, Balikpapan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan masih menjadwalkan pelaksanaan debat kandidat bagi pasangan calon (paslon) yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan 2024.
“Kita saat ini tengah mempersiapkan debat pasangan calon untuk memaparkan visi dan misi mereka ke masyarakat,” ucap Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, Rabu (9/10/2024).
Yudho karib disapa menambahkan, debat pasangan calon dijadwalkan akan dilaksanakan sebanyak tiga kali.
“Debat paslon akan kita laksanakan sebanyak tiga kali,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, dalam menentukan materi dalam debat paslon pihaknya akan dibantu oleh tim perumus yang terdiri dari akademisi dan tokoh masyarakat.
Dikatakan dirinya, tim perumus ini nantinya bertugas merancang pertanyaan yang relevan dengan visi dan misi para Paslon. Dan setiap pasangan calon diharapkan mampu menjabarkan program kerja yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Visi-misi Paslon akan dirincikan menjadi program-program yang nyata sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.
“Debat nanti akan dilaksanakan selama 120 menit yag diawali dengan sesi pembukaan, perkenalan dan selanjutnya masuk ke pertanyaan,” sambung Yudho.
Ia menambahkan, waktu yang diberikan untuk masing-masing paslon dalam setiap sesi debat masih di kooridnasikan dengan tim perumus. Sehingga jalannya debat paslon nantinya berjalan efektif.
Masih Yudho, dari tiga kali pelaksanaan debat nantinya akan terbagi dalam tiga sesi. Dimana untuk debat pertama akan dibuka untuk calon Wali Kota, kemudian pada debat kedua akan diberikan untuk calon Wakil Wali Kota, dan debat ketiga atau terakhir debat pasangan calon atau seluruh pasangan calon.
“Kalau untuk kapan dan lokasi debatnya kita belum dapat merincikan kapan akan dilaksanakan dan dimana. Yang pasti debat sebanyak dua kali akan dilaksanakan di Balikpapan dan debat terakhir kemungkinan akan dilaksanakan di Jakarta,” bebernya.
“Dalam debat nanti masing-masing paslon boleh menghadirkan pendukungnya, namun jumlah pendukung yang hadir akan kami batasi,” sambungnya.
“Debat ini akan kita siarkan secara langsung melalui stasiun televisi lokal serta platform YouTube milik KPU Balikpapan. Dan nantinyan siaran debat akan di tampikan ulang sebagai bentuk untuk memberikan akses informasi yang lebih luas kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)


