BALIKPAPAN, Cerdasnews.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kaltim Education Watch (KEW) membentuk Tim Monitoring untuk mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan sederajat Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Balikpapan.
Pembentukan tim tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan transparan, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku.
Ketua LSM KEW, Edy Yudohandana, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan DPW Fast Respon Nusantara (FRN) Kalimantan Timur serta sejumlah media dalam melakukan pemantauan terhadap seluruh tahapan SPMB yang saat ini memasuki proses verifikasi berkas.
“Kami bekerja sama dengan DPW Fast Respon Nusantara (FRN) serta beberapa media akan melakukan monitoring dalam pelaksanaan SPMB jenjang SLTA yang saat ini sedang berjalan tahapan verifikasi berkas yang dipusatkan di SMKN 1 Balikpapan,” ujar Edy, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk mendukung terciptanya pelaksanaan SPMB yang aman, kondusif, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan.
Edy menegaskan seluruh pihak harus menghormati mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, mulai dari proses pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi. Ia juga mengingatkan agar tidak ada intervensi ataupun praktik titipan yang berpotensi merugikan calon peserta didik lain.
“Kami berharap seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai mekanisme, aturan, serta petunjuk teknis yang berlaku. Jangan sampai ada praktik siswa titipan atau bentuk intervensi apa pun yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan yang sedang berjalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya SPMB serta melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan.
“Kami memohon dukungan dari semua pihak agar pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan dan petunjuk teknis. Pengawasan bersama sangat penting untuk mewujudkan proses penerimaan yang bersih, transparan, dan berkeadilan,” katanya.
KEW berharap kehadiran tim monitoring dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas penyelenggaraan SPMB di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Balikpapan, sehingga seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan sesuai jalur dan ketentuan yang berlaku. (*)


