Seputarkotaku.com, Balikpapan – Puluhan mahasiswa dan pemuda Kota Balikpapan berkumpul di depan BSCC DOME Balikpapan untuk menggelar kegiatan bertajuk “Seruan Pemilu Damai”. Acara yang dimulai pukul 16.00 Wita, Sabtu, (7/12/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi partisipasi warga Kota Balikpapan dalam Pilkada 2024 yang berlangsung aman dan damai, sekaligus menyuarakan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan sosial pasca pemilu.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Bhanu Hassya Prayata, Ketua Pelaksana acara, yang menyampaikan harapannya agar “Seruan Pemilu Damai” menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga solidaritas di tengah keberagaman.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan pilihan politik bukan alasan untuk perpecahan, tetapi justru menjadi kekuatan dalam demokrasi yang sehat,” ujar Bhanu.
Dalam kegiatan ini, para peserta dengan antusias menyampaikan orasi yang dipimpin oleh beberapa orator mahasiswa.
Orasi mereka berisi pesan apresiasi kepada masyarakat Balikpapan yang telah menjalankan pesta demokrasi dengan damai, tanpa adanya konflik atau kericuhan yang berarti.
Muhammad Thoriq Kurniawan sebagai salah satu orator menambahkan, Pilkada 2024 adalah momen penting bagi Kota Balikpapan, dan kita bangga karena warga telah menunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Perdamaian dan persatuan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Fadhlih sebagai peserta mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda.
“Kami ingin warga tahu bahwa pemuda peduli dan siap menjaga kedamaian di kota ini, apa pun hasil dari pemilu yang telah berlangsung,” ujar Fadhlih.
Senada disampaikan Alfarel, acara ini bukan hanya simbol, tetapi juga langkah konkret kami sebagai pemuda untuk menyuarakan pentingnya perdamaian. Dan semua punya peran dalam menjaga keharmonisan di masyarakat.
Acara berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang menyaksikan. Dengan semangat kebersamaan, mahasiswa dan pemuda Balikpapan berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Seruan Pemilu Damai” menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak hanya soal memilih, tetapi juga soal menjaga persatuan dan keharmonisan di masyarakat. Kota Balikpapan telah membuktikan bahwa perbedaan pilihan politik tidak menjadi penghalang untuk tetap bersatu.
Kegiatan ini diakhiri dengan deklarasi damai oleh seluruh peserta, yang berkomitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai perdamaian dan persaudaraan di Kota Balikpapan.(*)


