BALIKPAPAN, Cerdasnews.id – Pelayanan prima menjadi salah satu perhatian management Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), tidak hanya dari dokter dan perawat, tetapi juga tenaga administrasi yang berinteraksi langsung dengan pasien.
Salah satunya Andryan D.H.L. Tobing, S.H., tenaga administrasi pada Unit Medical Information & Administrasi, Bagian Admin Pendaftaran RSPB.
Kepada media ini melalui sambungan telepon, Jumat (21/8/2026), Andryan menceritakan pengalamannya selama sekitar lima tahun bergabung di RSPB.
“Awalnya saya admin di vaksin Covid, kemudian sejak 5 Januari 2026 bergabung di Ruang Hemodialisis,” ujar Andryan, lulusan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang tahun 2016.
Sebelumnya, pada 2021 hingga 2023, Andryan bertugas sebagai Admin Vaksin Covid-19. Setelah itu, ia melanjutkan tugasnya di Ruang Hemodialisis (HD) RSPB.
Menurutnya, setiap pekerjaan memiliki tantangan dan suka duka tersendiri. Namun, salah satu hal yang membuatnya menikmati pekerjaan adalah kesempatan berinteraksi langsung dengan pasien dari berbagai latar belakang dan kondisi kesehatan.
“Semua pekerjaan pasti ada risiko atau suka dukanya. Tapi suka atau asyiknya bisa berinteraksi langsung dengan orang ataupun pasien dari berbagai penyakit. Sehingga kita dapat sama-sama merasakan apa yang mereka rasakan,” tuturnya.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting bagi Andryan dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga administrasi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada pasien RSPB. (Edy)


