Catatan : Edy Yudohandana
CERDASNEWS.ID — Tepat pada 20 Februari 2023 alumni STAI Balikpapan angkatan 2000 ini resmi dilantik Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Balikpapan.
Tentunya ini merupakan prestasi tersendiri bagi mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) selama melakukan pengabdian di lingkungan Pemkot Balikpapan sebagai pelayanan masyarakat. Tidaklah mengherankan jika namanya masuk dalam bursa calon Sekretaris Kota Balikpapan.
Irfan Taufik, S.Ag., M.Si dikenal sangat familiar dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan terhadap siapa saja, termasuk Insan Pers. Tegas dan cerdas dalam mengambil tindakan ataupun keputusan, tanpa tedeng aling-aling.

Dua tahun lebih menjabat sebagai Kadisdikbud Kota Balikpapan, banyak menorehkan berbagai prestasi, tentunya semua ini berkat kerja kerasnya.
Sebagai orang nomor satu di Dinas Pendidikan, selalu aktif dalam berbagai kegiatan. Salah satunya bersinergi dengan lembaga Pemasyarakatan untuk program pendidikan narapidana. Membuka berbagai acara pendidikan dan olah Raga di Balikpapan.
Hasil kerja keras ini dibuktikannya, tahun 2024 berhasil memecahkan rekor nasional dalam program literasi, menegaskan komitmen literasi di sekolah-sekolah di Balikpapan.
Masih di tahun 2024 meraih Capaian Anak Tidak Sekolah Nol. Memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah di Balikpapan. Tentunya ini sebagai pencapaian penting pemerataan pe didikan di Kota Balikpapan.
Memfasilitasi sekolah-sekolah di Balikpapan meraih Adiwiyata tingkat nasional dan mandiri. Untuk menjadikan lingkungan sekolah menjadi asri dan hijau.
Tahun 2025 meraih Wali Kota Award, suatu penghargaan untuk guru-guru hebat dalam Festival GTK, untuk mendorong inovasi dan dedikasi pendidikan.
Irfan Taufik peraih penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Literasi Nasional pada tahun 2024 ini ternyata sangat memiliki jiwa sosial. Diantaranya menyerahkan donasi sebesar Rp. 2,046 miliar kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Penyerahan tersebut disampaikan langsung saat Ekspos Akhir Tahun Pemkot Balikpapan, 22 Desember 2025. Dana tersebut murniberasal dari gerakan solidaritas para siswa dan tenaga pendidik, bukan melalui APBD.
Tidak berhenti sampai disitu, masih berinovasi dengan membuka lowongan guru melalui Penyedia Jasa Lainnya (PJLP) dengan jumlah 634 guru. Karena masih banyak sekolah di Balikpapan yang kekurangan guru mata pelajaran.
Ada hal yang menarik yang sering dilontarkan Kadisdikbud ini. Selalu merendah selalu berkata yang penting bekerja dan bekerja dengan baik. Karena hanya itulah tugas sebagai pecahan masyarakat.* (Edy)


