Close Menu
  • Home
  • Advertorial
    • Diskominfo Kaltim
    • DPRD Kota Balikpapan
    • DPRD Provinsi Kaltim
    • Pemkot Balikpapan
  • Politik
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa dan Kejadian

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Akses Kesehatan Terbatas & Satwa Liar Jadi Ancaman, Aspirasi Warga Pesisir Diserap Polisi RW

19 Oktober 2026

Perketat Pengamanan Pantai Manggar dan Lamaru, Ditpolairud Polda Kaltim Tegaskan Keselamatan Pengunjung adalah Prioritas Utama

18 Oktober 2026

Ditpolairud Polda Kaltim Perketat Pengamanan Pantai Manggar dan Lamaru, Wisatawan Diimbau Utamakan Keselamatan

17 Oktober 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Iklan dan Kerjasama
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Sitemap
Facebook X (Twitter) Instagram
Cerdasnews.idCerdasnews.id
  • Home
  • Advertorial
    1. Diskominfo Kaltim
    2. DPRD Kota Balikpapan
    3. DPRD Provinsi Kaltim
    4. Pemkot Balikpapan
    5. View All

    Pengunjung Wisata Loksado HSS Geger, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Riam Hanai

    6 September 2025

    Kocak! Pesta Permainan Rakyat yang Unik dan Kreatif, Rayakan 17 Agustusan di Bamban Utara HSS

    18 Agustus 2025

    Ketua DPRD Balikpapan Dukung Porwada Kaltim 2026, Siap Sukseskan Ajang Wartawan se-Kaltim

    7 Oktober 2026

    Masyarakat Gunung Samarinda Ingin Halili Adinegara Kembali Jadi Wakil Rakyat

    9 Agustus 2026

    Komisi III DPRD Desak Pemkot Tegas ke Pengembang BDS 2, Disperkim: Pengembang Diminta Kembalikan Fungsi Bendali Sesuai Site Plan

    29 Juli 2026

    Karya Nyata Fauzi Adi Firmansyah : Aktif Kawal Aspirasi Warga, Dari PJU hingga Ketahanan Pangan

    28 Juli 2026

    Andi Burhanuddin Solong Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Kaltim, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    14 September 2026

    Reses DPRD Kaltim di Balikpapan Terkendala Kewenangan, Pokir Diusulkan Bisa Masuk Wilayah Kota

    31 Januari 2026

    Anggota DPRD Provinsi Kaltim Sosialisasikan Perda PPKn Sekaligus Reses di Perum HER II RT.68 Sepinggan

    31 Januari 2026

    Optimalisasi Anggaran untuk Pembangunan Berkelanjutan Jadi Fokus Utama RDP Komisi III DPRD Kaltim

    8 Januari 2025

    Anggaran Balikpapan Dipangkas Hampir Rp100 Miliar, Tukin dan Perjalanan Dinas Kena Efisiensi

    29 September 2026

    Bacitra Siapkan Perluasan Rute ke Manggar dan Kilometer 23, Tunggu Handover 2027

    29 September 2026

    Balikpapan Raih Kota Terbaik II Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri Regional Kalimantan

    3 September 2026

    Denda PBB Balikpapan Dihapus hingga 30 September, Warga Diminta Segera Bayar Tunggakan

    3 September 2026

    Ketua DPRD Balikpapan Dukung Porwada Kaltim 2026, Siap Sukseskan Ajang Wartawan se-Kaltim

    7 Oktober 2026

    Anggaran Balikpapan Dipangkas Hampir Rp100 Miliar, Tukin dan Perjalanan Dinas Kena Efisiensi

    29 September 2026

    Bacitra Siapkan Perluasan Rute ke Manggar dan Kilometer 23, Tunggu Handover 2027

    29 September 2026

    Andi Burhanuddin Solong Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Kaltim, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    14 September 2026
  • Politik
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa dan Kejadian
Cerdasnews.idCerdasnews.id
Beranda » Merangkai Kolaborasi, Menjaga Pekerja: Jalan Panjang Perlindungan Ketenagakerjaan yang Inklusif dan Berkelanjutan
Berita

Merangkai Kolaborasi, Menjaga Pekerja: Jalan Panjang Perlindungan Ketenagakerjaan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Edy YudoBy Edy Yudo6 November 2025Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter WhatsApp

CERDASNEWS.ID – Di sebuah ruang rapat sederhana di lantai dua Gedung Balai Kota Balikpapan, puluhan orang tampak duduk saling berhadapan. Mereka datang dari latar kewenangan berbeda, ada pejabat Dinas Ketenagakerjaan, pengelola perusahaan swasta, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, organisasi buruh, hingga komunitas UMKM. Suasananya tidak formal, tetapi hangat dan serius. Mereka hadir untuk satu tujuan: membangun kolaborasi perlindungan tenaga kerja yang lebih inklusif.

Di tengah diskusi tersebut, terselip sebuah cerita yang menjadi pengingat. Cerita tentang Ripan, seorang pekerja harian bongkar muat yang jatuh dari truk saat bekerja. Tidak ada jaminan kesehatan, tidak ada perlindungan kecelakaan kerja. Keluarganya terpaksa meminjam uang untuk biaya pengobatan. “Padahal, kami hanya ingin bekerja untuk hidup,” ujar istrinya, dalam nada lirih yang menggantung di udara.

Kisah Ripan bukan satu-satunya. Dari pekerja konstruksi, petani, ojek online, hingga pedagang kaki lima, mereka berada di garis depan aktivitas ekonomi, tetapi tidak semua berada dalam payung perlindungan ketenagakerjaan. Padahal tema besar pembangunan nasional tahun ini menegaskan bahwa “Membangun Indonesia berarti memastikan perlindungan pekerja yang inklusif dan berkelanjutan.”

Namun, memastikan itu bukan pekerjaan satu lembaga. Perlindungan tenaga kerja bukan hanya soal regulasi. Ia adalah perjalanan panjang tentang kesadaran, sinergi, dan kolaborasi.

Kolaborasi: Jembatan Menuju Rasa Aman

Perlindungan tenaga kerja yang inklusif membutuhkan jangkauan yang luas. Pemerintah memiliki kerangka aturan, tetapi tidak bisa menjangkau setiap sudut. Swasta memiliki sumber daya, tetapi perlu panduan kebijakan. Komunitas lokal memahami medan sosial, tetapi memerlukan dukungan struktural.

Maka kolaborasi menjadi kunci.

Pemerintah daerah mengidentifikasi kelompok pekerja rentan dan membuat data dasar.
Perusahaan dan BUMN memasukkan perlindungan ketenagakerjaan ke dalam program CSR berkelanjutan.
BPJS Ketenagakerjaan menyediakan skema perlindungan yang sesuai dengan kemampuan pekerja sektor informal.
Komunitas pekerja dan UMKM menjadi jembatan penyebaran informasi agar manfaat perlindungan tidak berhenti di ruang rapat, tetapi benar-benar hadir di meja dapur rumah tangga pekerja.

“Melindungi pekerja adalah menjaga stabilitas sosial. Ini bukan kebaikan, ini kebutuhan,” ujar Dr. Novi Rahmadani, pakar ekonomi ketenagakerjaan Universitas Balikpapan.

Contoh Nyata: Program Perlindungan Pekerja Rentan

Salah satu model kolaborasi yang mulai berkembang adalah Program Perlindungan Pekerja Rentan (PPR). Dalam program ini:
Pemerintah daerah menyiapkan data pekerja berisiko tinggi
BPJS Ketenagakerjaan menyediakan skema Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian dengan premi terjangkau
Perusahaan swasta memberikan dukungan iuran melalui CSR
Komunitas sosial lokal membantu pendataan dan pendampingan

Pekerja pesisir, buruh pasar, hingga pengemudi angkot mulai merasakan manfaat. Ketika salah seorang nelayan di Manggar mengalami kecelakaan saat melaut, keluarganya tidak lagi terjebak kesulitan biaya pengobatan. Mereka mendapat pendampingan pengurusan klaim, bukan hanya simpati kosong.

Di sinilah letak makna kolaborasi: mengubah kekhawatiran menjadi kepastian.

Inklusif dan Berkelanjutan: Dua Kata Kunci yang Harus Berjalan Bersama

Inklusif berarti tidak ada yang tertinggal.
Berkelanjutan berarti perlindungan tidak berhenti hanya dalam seremoni program.

Keduanya bertemu dalam keadilan sosial ketenagakerjaan.

Karena pekerja bukan sekadar tenaga. Mereka adalah manusia yang menghidupi keluarga, membangun peradaban, menggerakkan perekonomian.

Ketika perlindungan hadir, produktivitas meningkat. Ketika pekerja merasa aman, stabilitas kerja terjadi. Ketika ekosistem kerja sehat, pembangunan menjadi kokoh.

Menutup Jarak, Menguatkan Langkah

Di akhir pertemuan di Balai Kota itu, semua yang hadir sepakat:
Perlindungan pekerja bukan tanggung jawab satu pihak, melainkan gerakan bersama.
Negara, perusahaan, komunitas, dan pekerja harus bergerak dalam tarikan irama yang sama.
Pembangunan ekonomi tanpa perlindungan manusia adalah pondasi rapuh.

Sebab Indonesia tidak dibangun oleh mesin, tetapi oleh manusia yang bekerja.
Dan manusia yang bekerja membutuhkan jaminan rasa aman.

Kolaborasi untuk perlindungan ketenagakerjaan bukan sekadar agenda administrasi. Ia adalah wujud penghormatan terhadap martabat manusia pekerja. Dari pelabuhan hingga pabrik, dari jalan raya hingga pasar tradisional, perlindungan yang terjalin akan menjadi energi besar bagi bangsa.

Karena pada akhirnya, membangun Indonesia berarti menjaga orang yang membangunnya.*** (Yuyun Darojatun)

Share. Facebook Twitter WhatsApp

Related Posts

Akses Kesehatan Terbatas & Satwa Liar Jadi Ancaman, Aspirasi Warga Pesisir Diserap Polisi RW

19 Oktober 2026

Perketat Pengamanan Pantai Manggar dan Lamaru, Ditpolairud Polda Kaltim Tegaskan Keselamatan Pengunjung adalah Prioritas Utama

18 Oktober 2026

Ditpolairud Polda Kaltim Perketat Pengamanan Pantai Manggar dan Lamaru, Wisatawan Diimbau Utamakan Keselamatan

17 Oktober 2026

DPD BKPRMI HST Pimpinan  ‎Rahmadi Dikukukan, Bupati ‎Rizal : Bentuk Generasi Muda ‎Cinta Al-Qur’an dan Berakhlak 

17 Oktober 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Taufik Qul Rahman Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat LPM Baru Ilir

1 September 2024

Jaga Keamanan Jelang Pilkada, Polsek Muara Kaman Gelar Patroli Dialogis 3 Pilar

2 September 2024

Libatkan Stakeholder, Bawaslu Lakukan Konsolidasi Pelaksanaan Tahapan Pilkada 2024

2 September 2024

Pemeriksaan Kesehatan 3 Paslon Rampung, KPU Balikpapan Tunggu Hasil Pemeriksaan

2 September 2024
Kriminal

Perempuan WNA Malaysia Ditangkap di Bandara SAMS Sepinggan dengan Barang Bukti Sabu 1 Kg

By Edy Yudo

Polda Kaltim Ungkap Kasus Minyak Goreng Tak Sesuai Takaran, Direktur Operasional PT JASM Jadi Tersangka

By Edy Yudo

‎Pria Ngamuk Diamankan Polsek Pandawan, Kapolres HST Apresiasi Anggotanya yang Cepat Respon

By Edy Yudo
Cerdasnews.id
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo YouTube
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Iklan dan Kerjasama
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Sitemap
Copyright © PT.Dicky Cerdas Sejahtera

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.