Balikpapan, CerdasNews.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemerataan ekonomi digital melalui pengembangan jaringan di wilayah terpencil. Lewat inisiatif bertajuk “Network, Menghubungkan yang Terpencil,” Indosat fokus membangun infrastruktur telekomunikasi dan meningkatkan literasi digital di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Indonesia.
Indosat menjalin kerjasama strategis dengan ZTE untuk memperluas jaringan backhaul microwave ultra-kapasitas dan membangun lebih dari 550 tautan baru. Infrastruktur ini memungkinkan konektivitas hingga 6 Gbps di beberapa wilayah, mencakup Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku.
“Langkah ini bukan hanya soal membangun jaringan, tapi juga tentang menyatukan Indonesia dalam satu konektivitas digital yang merata,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, dalam keterangan resminya.
Selain penguatan jaringan, Indosat juga menjalankan program Kampung IM3 sebagai solusi digital desa. Program ini meliputi pemasangan Wi-Fi publik, pelatihan digital bagi pelaku UMKM, serta penerapan sistem keamanan CCTV berbasis jaringan internet untuk mendukung keamanan lingkungan desa.
Tak hanya infrastruktur, Indosat juga mendorong inklusi perangkat melalui kolaborasi bersama Transsion, produsen smartphone merek Infinix, Tecno, dan Itel. Kerja sama ini memungkinkan distribusi ponsel pintar yang sudah dilengkapi dengan kartu IM3 atau Tri, ditawarkan melalui skema cicilan terjangkau bagi masyarakat pedesaan.
Dalam hal pemberdayaan SDM, Indosat meluncurkan program GenSi Digital Literacy dan IDCamp untuk memberikan pelatihan teknologi digital kepada pelajar, pemuda, dan masyarakat umum. Pelatihan mencakup etika digital, penggunaan platform daring untuk UMKM, hingga keterampilan pemrograman dan kecerdasan buatan (AI).
Di wilayah seperti Maumere, Timika, dan Sorong, program ini telah menjangkau ribuan peserta dan mendorong terbentuknya ekosistem digital lokal. Beberapa pelaku UMKM dilaporkan mengalami peningkatan omzet setelah mengadopsi strategi pemasaran digital yang diajarkan dalam pelatihan.
Indosat menyatakan bahwa seluruh inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi penggerak utama transformasi digital di Indonesia. Dengan menghubungkan wilayah yang sebelumnya terisolasi secara teknologi, Indosat berharap kesenjangan digital antarwilayah bisa dikurangi secara signifikan.
“Kami percaya, akses internet bukan lagi kemewahan, tapi kebutuhan dasar untuk pertumbuhan ekonomi dan kemajuan masyarakat,” tutup Vikram Sinha. (Yuyun Darojatun)


