Balikpapan, CerdasNews.id – Akhirnya Sidiq Nur Alam secara resmi terpilih kembali sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2025-2028, setelah dikukuhkan di Gedung Serba Guna Kelurahan Graha Indah, Sabtu (11/10/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sigit Wibowo, S.E., M.E, Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur Edi Olaan Pasaribu, S.T., M.M, Sekretaris Camat Balikpapan Utara Satryo Taufiq Dwi NB, S.STP., M. H, Danramil dan Kapolsek Balikpapan Utara, Ketua DPD LPM Kota Balikpapan Damanuri, Ketua FKLPM dan LPM Kecamatan Balikpapan Utara, Kepala SD, SMP, SMA/SMKN dan MAN diwilayah Balikpapan Utara, Ketua RT Kelurahan Graha Indah, Ketua LPM se Balikpapan Utara, Ketua Pos Tandu, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama.
Terpilihnya kembali Sidiq Nur Alam sebagai Ketua LPM Kelurahan Graha Indah, atas keberhasilannya menjalankan program dengan baik. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif kepada Pemkot Balikpapan dalam hal ini Kelurahan di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara.

Dalam sambutannya, Sidiq yang dikenal sangat femiliar dan cerdas ini mengatakan. Terima kasih kepada semua elemen di Kelurahan Graha Indah, atas kerja samanya selama ini. Berkat sinergitas dan kolaborasi semua pihak, sehingga dapat mensukseskan program pembangunan di wilayahnya.
“Sinergitas dan kolaborasi semua elemen merupakan kunci sukses untuk mensukseskan pembangunan yang telah digelontorkan oleh Pemkot Balikpapan, ” tegasnya.
Sidiq akan berusaha menjalankan amanah dari masyarakat untuk tiga tahun ke depan. Dukungan dan partisipasi sangat dibutuhkan. Serta akan melanjutkan segala program-program yang belum terealisasikan diperiode lalu, bahkan lebih ditingkatkan.
Sementara itu baik Edi Olaan Pasaribu maupun Sigit Wibowo bahwa LPM merupakan Mitra strategis bagi pemerintah khususnya kelurahan. Salah satunya untuk memberdayakan masyarakat dalam mendorong maju mundurnya suatu pembangunan.
Dipenghujung acara Edi Olaan Pasaribu kena “prank” dari warga yang hadir. Warga menghujat dan mengkritisi kerjanya. Selama menjadi anggota DPR RI hanya omong doank (omdo) alias janji palsu. Namun semua itu hanyalah cara warga untuk prank Edi Olaan sebagai bentuk suprise di hari ulang tahunnya ke-41.***(Edy)


