Seputarkotaku.com, Yogyakarta -Guna melakukan peningkatan kompetensi dan orientasi lapangan khusunya di Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Sejumlah pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel THE 101 Yogyakarta, Jawa Tengah.
Bimtek yang berlangsung selama 13 sampai 15 November 2024, diikuti 40 peserta dari LPM Graha Indah.
Narasumber yang hadir dalam Bimtek yakni perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa-DPMPD Provinsi Kaltim, Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Sigit Wibowo, SE,ME, serta pengurus DPD LPM Provinsi DIY dan LPM Kelurahan Giwangan.

Ketua LPM Graha Indah, Shidiq Nur Alam saat diwawancarai, Minggu (17/11/2024) menuturkan pelaksaan Bimtek yang dilaksanakan LPM Graha Indah ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan orientasi lapangan kepada pengurus LPM Graha Indah.
Shidiq menyebut, selama pelaksanaan bimtek peserta banyak menerima pengetahuan mengenai peningkatan kompetensi LPM. Serta mendapatakan pengetahuan mengenai mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat melalui DPRD Kaltim, serta praktik terbaik dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Masih Shidiq, materi pembahasan bimtek berfokus pada strategi memperkuat peran dan kapasitas LPM sesuai Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, dengan poin-poin utama memperluas jangkauan partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas pemberdayaan melalui komunikasi efektif, membangun kemitraan strategis, serta pentingnya dukungan masyarakat untuk keberlanjutan LPM dalam pembangunan Desa/Kelurahan.

“Saya atas nama LPM Graha Indah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sigit Wibowo selaku Anggota DPRD Provinsi Kaltim, DPMPT Kaltim, Camat Balikpapan Utara yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Bimtek peningkatan kompetensi dan Orientasi Lapangan yang dilaksanakan di Yogyakarta,” ucapnya.
“Tentunya bimtek dan orientasi lapangan ini banyak memberikan kami pengetahuan serta ilmu-ilmu yang nantinya dapat kami implementasika di wilayah kelurahan Graha Indah” sambungnya.
“Jujur kami sangat takjub dengan terobosan dan inovasi yang telah di lakukan oleh LPM Kelurahan Giwangan Yogyakarta, salah satunya menjadikan kawasan di sekitar Kelurahan Giwangan menjadi area perkebunan berbagai jenis buah Kelengkeng. Bahkan di saat panen buah, hasil panen tidak di perjual belikan, tetapi buahnya untuk di nikmati oleh warga dan tamu yang datang ke Kelurahan Giwangan” tuturnya.
“Program budi daya ikan di Selokan yang di lakukan secara swadaya masyarakat, yang mana dulunya selokan ini tidak terawat dan kotor, di sulap menjadi selokan yang bersih dan dimanfaatkan untuk budi daya berbagai jenis ikan, hingga menghasilkan 3 sampai 4 Ton ikan untuk di jual. Dan menariknya, semua itu melalui program swadaya yang di gagas oleh LPM Giwangan,” terang Shidiq.
“Kita juga melaksanakan kunjungan ke Keraton Yogyakarta dan Candi Prambanan, kegiatan ini di laksanakan untuk menambah pengetahuan serta wawasan tentang ragam budaya yang ada di Yogyakarta,” pungkas Shidiq. (*)


