Balikpapan, Cerdasnews.id – SMP Negeri 8 Balikpapan memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional 2026 untuk menggelar berbagai kegiatan yang bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meluncurkan inovasi digital sekolah melalui program Rudal Sepadan (Rumah Data Digital SMPN 8 Balikpapan).
Kepala SMPN 8 Balikpapan, Mugiyatno, SPd, MM, mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional yang bertepatan dengan awal tahun ajaran baru diisi dengan kegiatan yang membangun semangat belajar siswa.
“Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, pagi ini kami mengawali kegiatan dengan doa bersama. Setelah itu anak-anak mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat di kelas masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan permainan atau ice breaking bersama guru pada jam pertama,” ujar Mugiyatno didampingi Tri Puji Lestari, SPd Wakil Kepala Sekolah SMPN 8 Balikpapan, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sekitar 30 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai. Langkah itu dilakukan agar peserta didik merasa nyaman dan gembira saat berada di sekolah.
“Hari ini adalah Hari Anak Nasional. Kami berharap anak-anak bisa nyaman dan gembira memperingatinya sehingga proses belajar mereka menjadi lebih menyenangkan,” katanya.
Selain memperingati Hari Anak Nasional, SMPN 8 Balikpapan juga mulai memperkuat transformasi digital sebagai sekolah kandidat rujukan Google dengan meluncurkan Rudal Sepadan.
Ia menjelaskan, salah satu fitur yang sudah diterapkan adalah Roket Sepadan, yaitu aplikasi presensi digital bagi siswa.
“Mulai Senin kemarin kami meluncurkan Rudal Sepadan. Di dalamnya ada Roket Sepadan, yaitu aplikasi presensi digital. Anak-anak melakukan absensi menggunakan aplikasi dengan radius maksimal 50 meter dari lingkungan sekolah agar kehadiran dapat tervalidasi,” jelasnya.
Tak hanya itu, sekolah juga memperkenalkan aplikasi Si Panter (Sistem Informasi Pantau Terapan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat) yang digunakan untuk memantau penerapan tujuh kebiasaan positif siswa.
“Melalui Si Panter, kami memantau kebiasaan anak-anak mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, rajin belajar, bermasyarakat, mengonsumsi makanan bergizi, hingga menjaga pola hidup sehat. Semua terdokumentasi melalui aplikasi,” ungkapnya.
Ke depan, Rudal Sepadan akan terus dikembangkan dengan menambahkan berbagai layanan digital lainnya.
“Masih banyak aplikasi yang akan kami masukkan ke dalam Rudal Sepadan, seperti jurnal mengajar guru, dokumentasi program sekolah, hingga berbagai layanan digital lainnya,” tambahnya.
Program digital tersebut menyasar seluruh warga sekolah. Pada tahun ajaran 2026/2027, SMPN 8 Balikpapan memiliki sekitar 1.240 siswa.
“Program ini meng-cover seluruh siswa. Untuk absensi digital saja, hari ini sudah lebih dari seribu siswa yang menggunakan aplikasi. Respons anak-anak sangat baik dan akan terus kami pantau agar menjadi kebiasaan baru di SMPN 8 Balikpapan,” pungkasnya.* (heriyanto)


