Seputarkotaku.com, Balikpapan – Munculnya isu adanya konflik internal yang terjadi di partai NasDem kota Balikpapan menyeruak di masyarakat.
Pasalnya, partai NasDem dibawah kepemimpinan Ir Ahmad Basir atau AHB pada Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu, perolehan kursi partai NasDem melejit tajam dengan memperoleh 7 kursi di parleman Balikpapan dan 1 kursi di DPRD Provinsi Kaltim dapil Balikpapan.
Namun secara tiba-tiba, kabar mundurnya AHB dari posisi Ketua DPD Partai NasDem terpublikasi di media.
“Jadi apa yang berkembang di masyarakat terkait adanya isu kudeta atau adanya persoalan di internal partai NasDem itu tidak benar,” ucap Ketua DPD Partai NasDem H Kamaruddin Ibrahim, saat menggelar konfrensi pers bersama awak media usai meresmikan dan syukuran kantor baru belum lama ini.
Politis NasDem yang karib disapa H Aco Ibrahim inipun menjelaskan ada salah sudut pandang atau salah mengerti di masyarakat terkait peralihan posisi ketua DPD NasDem dari AHB ke dirinya.
H Aco mengatakan, tidak lagi menjabatnya AHB sebagai ketua DPD NasDem Balikpapan murni dikarenakan AHB maju sebagai Calon Wakil Bupati di Penajam Paser Utara (PPU) tanpa melalui perahu Partai NasDem.
“Ya..jadi murni pergantian Pak Basir karena beliau maju sebagai calon wakil Bupati di PPU tanpa melalui partai NasDem,”.jelasnya.
“Tidak ada hal-hal lain, seandainya beliau (Pak Basir) mendapat rekom dari partai NasDem, kemungkinan masih beliau yang memimpin NasDem Balikpapan,” sambungnya.
“Jadi tidak ada itu istilah kudeta atau sebagainya, hanya isu saja, ini semua murni karena aturan partai saja,” terangnya.
H Aco mengungkapkan, AHB tetap menjadi kader partai NasDem dan AHB saat ini masuk dalam kepengurusan partai NasDem Provinsi Kaltim.
“Beliau (Pak Basir) masih tetap di NasDem, cuma sekarang di NasDem Provinsi,” tutupnya. (*)


