BALIKPAPAN, CerdasNews.id – Kawasan laut dan pesisir Balikpapan terus dipantau seiring Satuan Polisi Air (Sat Polairud) Polresta Balikpapan meningkatkan operasi keamanan 24 jam dan upaya pelibatan masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan masyarakat (Sitkamtibmas) yang optimal di seluruh wilayah yurisdiksi maritim kota yang luas, yang bermanfaat bagi masyarakat pesisir dan pengguna pelabuhan, Sabtu (26/7/2025).
Menurut Kasat Polairud Polresta Balikpapan, AKP Karmudji, SH, kegiatan komprehensif ini dirancang tidak hanya untuk menjaga ketertiban umum tetapi juga untuk memberikan layanan penting bagi masyarakat.
“Personel kami terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan keamanan yang kondusif sepanjang waktu,” ujar AKP Karmudji. “Ini mencakup kombinasi patroli kewaspadaan, pembinaan masyarakat, dan kampanye kesadaran publik.”

Kegiatan utama meliputi patroli kewaspadaan dan pembinaan masyarakat (Binmas Air) oleh personel Sat Polairud di berbagai wilayah perairan, terutama di sekitar Jalan Yos Sudarso No. 8, dekat Pelabuhan Speed Jetty Semayang, dan Pelabuhan Chevron Semayang. Patroli juga menjangkau warga pesisir di Klandasan dan sekitarnya. Petugas BRIPKA Abdul Hadi dan BRIPDA Muhammad Rada termasuk di antara mereka yang dikerahkan secara rutin, menggunakan sepeda motor (R2) dan perlengkapan penyelamatan laut (sarpung) Sat Polairud untuk menjangkau wilayah yang luas tersebut.
Selain patroli, unit ini berfokus pada peningkatan kesadaran publik dan edukasi keselamatan. Mereka mengimbau pengguna transportasi air untuk selalu mengutamakan keselamatan pribadi dan keselamatan orang lain. Nelayan dan pelaut lainnya secara khusus diingatkan untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca terkini guna mencegah kecelakaan laut, terutama selama musim angin selatan yang tidak menentu (Panca Roba), yang dapat menyebabkan perubahan cuaca ekstrem.
Seluruh masyarakat pesisir dan nelayan diwajibkan mengenakan jaket pelampung (alat apung pribadi) saat melaut. Pemilik kapal juga diimbau untuk memastikan kapal mereka dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan yang lengkap. Lebih lanjut, dalam kondisi cuaca buruk yang ditandai dengan hujan lebat dan angin kencang, yang dapat menyebabkan gelombang tinggi dan jarak pandang terbatas, aktivitas laut sangat tidak disarankan untuk mencegah kecelakaan.
Masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan perairan. Yang tak kalah penting, satuan ini juga mensosialisasikan berbagai pusat panggilannya, termasuk Sat Polairud Polresta Balikpapan dan hotline Polresta Balikpapan 110, untuk segera melaporkan gangguan keamanan. Dalam menangani masalah sosial, Sat Polairud juga memberikan edukasi kepada pemuda pesisir tentang bahaya dan larangan penyalahgunaan narkoba.
Berkat upaya bersama tersebut, situasi keamanan (Sitkamtibmas) di perairan Balikpapan saat ini tetap aman dan kondusif, aktivitas masyarakat berjalan lancar.
Ipda Sangidun, Kepala Hubungan Masyarakat (Kasi Humas), kembali menegaskan seruan untuk tanggung jawab bersama.
“Mari kita bersama-sama wujudkan Kamtibmas di wilayah perairan kita dengan melindungi diri menggunakan jaket pelampung saat beraktivitas di laut, saling mengingatkan, dan tetap waspada terhadap perubahan lingkungan,” tegasnya.* (Yun)


