Penajam Paser Utara, Cerdasnews.id — Menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama Bhayangkari Cabang PPU dan relawan muda IKN Youth Forum menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bakti Untuk Negeri” di SLB Negeri PPU, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan humanis, edukatif, dan penuh kasih sayang.
Sebanyak 118 siswa berkebutuhan khusus tingkat SD hingga SMA mengikuti kegiatan dengan antusias. Kehadiran aparat kepolisian, Bhayangkari, serta relawan muda disambut hangat oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara hadir langsung didampingi Ketua Bhayangkari Cabang PPU Ny. Ayu Alek, Wakapolres PPU Kompol Awan Kurnianto, para pejabat utama Polres PPU, pengurus Bhayangkari Cabang PPU, dewan guru SLB Negeri PPU, serta 55 relawan muda dari IKN Youth Forum.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bonding time di dalam kelas. Para relawan bersama personel Polres PPU melakukan pendekatan personal melalui permainan edukatif, perkenalan, dan komunikasi interaktif guna membangun kedekatan emosional serta meningkatkan rasa percaya diri para siswa.
Suasana haru menyelimuti aula sekolah saat dua siswa tuna rungu menampilkan tarian persembahan di hadapan tamu undangan. Penampilan tersebut mendapat apresiasi meriah dari seluruh peserta kegiatan.
Kepala Sekolah SLB Negeri PPU, Yusi Riyani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Polres PPU beserta seluruh pihak yang terlibat.
“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi anak-anak kami. Mereka merasa dihargai, diperhatikan, dan mendapatkan kasih sayang yang tulus,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan kegiatan “Bakti Untuk Negeri” merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat berkembang dan memperoleh kesempatan yang sama.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan kasih sayang. Anak-anak luar biasa di sekolah ini memiliki potensi hebat yang harus terus didukung oleh semua pihak,” ungkapnya.
Kapolres juga mengapresiasi para relawan muda IKN Youth Forum yang dinilai mampu menunjukkan semangat kepedulian sosial dan menjadi inspirasi positif bagi generasi muda di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Polres PPU bersama Bhayangkari Cabang PPU turut menyerahkan paket pendidikan secara simbolis kepada perwakilan siswa tingkat SD, SMP, dan SMA sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan semakin meriah saat memasuki sesi Gelar Karya Kreatifitas Bersama. Kapolres, Bhayangkari, relawan muda, guru, dan para siswa berkolaborasi dalam berbagai aktivitas kreatif seperti melukis bersama, membatik, hingga menuliskan cita-cita dan doa pada “Pohon Harapan”.
Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Gelak tawa dan keceriaan para siswa mencerminkan eratnya hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Polres PPU berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus terus tumbuh di tengah masyarakat sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan rakyat. (Edy)


