Balikpapan, Cerdasnews.id — Jajaran Satuan Samapta Polresta Balikpapan terus meningkatkan kemampuan personel melalui pelatihan rutin di lingkungan Mapolresta Balikpapan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan latihan yang digelar di halaman Mapolresta Balikpapan itu diikuti personel Sat Samapta dengan menggunakan perlengkapan lengkap pengendalian massa (Dalmas), mulai dari tameng hingga tongkat polisi.

Dalam latihan tersebut, personel tampak melakukan berbagai formasi pengendalian massa di bawah arahan mentor dan instruktur lapangan. Derap langkah para personel terdengar serempak saat menjalankan simulasi pengamanan.
Kasat Samapta Polresta Balikpapan AKP Hari Purnomo, mengatakan pelatihan rutin dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan masyarakat.
“Kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan personel ini terus digelar setiap harinya dengan materi yang berbeda di antaranya pelatihan Dalmas awal, pelatihan Dalmas lanjut, pelatihan Raimas, pelatihan beladiri serta pelatihan pengaturan, pengawalan dan patroli,” ujar AKP Hari Purnomo.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polresta Balikpapan dengan jargon “AMIN” yakni Adaptif, Mumpuni, Inovatif dan Nyata.
“Sebagai perwujudan program Polresta Balikpapan selaku jargon AMIN dalam kegiatan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat serta merawat kamtibmas kota tetap lancar dan kondusif,” katanya.
Ia menambahkan, latihan rutin juga menjadi bentuk kesiapsiagaan personel Samapta apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam pengamanan kegiatan masyarakat.
“Selain itu sebagai bentuk kesiapsiagaan Samapta dalam kesempatan sewaktu-waktu hadir memberikan pelayanan kegiatan masyarakat selalu on time,” tambahnya.
Sebelum pelatihan dimulai, seluruh personel terlebih dahulu melaksanakan pemanasan dan lari mengelilingi Mapolresta Balikpapan dengan mengenakan perlengkapan Dalmas lengkap.
Menurut AKP Hari Purnomo, latihan fisik tersebut penting untuk menjaga ketahanan dan kesiapan personel saat bertugas di lapangan.
“Hal ini sebagai bentuk ketahanan fisik nanti saat terjun di lapangan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan bersama masyarakat berlangsung humanis dan sopan melayani,” pungkasnya.* (Ydar)


