Penajam Paser Utara, Cerdasnews.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama masyarakat menggelar lomba layang-layang “Kajung Cup” di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri unsur pemerintah desa, personel Polri dan TNI, komunitas pecinta layang-layang, serta masyarakat yang memadati lokasi perlombaan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Sidorejo Sugi, Ketua Pelangi Kabupaten PPU Irfan, Kanit Reskrim Polsek Penajam Ipda Sutrisno, S.H., Kanit Intelkam Polsek Penajam Aiptu Joni B., S.H., M.H., Kanit Binmas Polsek Penajam Aipda M. Ali Mansur, Kanit Provost Polsek Penajam Aipda Z Untung, Kapospol Petung Aipda Lilik I, Kanit Samapta Polsek Penajam Aipda Rahmat Hidayat, S.H., M.H., Babinsa Desa Sidorejo Sertu Jatmiko, Bhabinkamtibmas Desa Sidorejo Briptu Asri, personel Polsek Penajam, peserta lomba, serta warga sekitar.
Sebanyak 32 peserta ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas. Beragam bentuk dan warna layang-layang menghiasi langit Desa Sidorejo dan menarik perhatian masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya lomba.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan pengundian nomor urut peserta sebelum perlombaan dimulai. Suasana semakin semarak dengan sorak sorai warga yang memberikan dukungan kepada para peserta.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, S.H., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui kegiatan budaya dan hiburan rakyat.
“Lomba layang-layang Kajung Cup ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami manfaatkan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang positif dan membangun kebersamaan,” ujar AKP Syaifudin.
Menurutnya, permainan tradisional layang-layang memiliki nilai sosial dan budaya yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan dalam suasana harmonis dan penuh kegembiraan.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Setelah perlombaan selesai, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kemeriahan Kajung Cup menjadi gambaran harmonisasi antara Polri dan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di Kabupaten Penajam Paser Utara. (Edy)


