Seputarkotaku.com, Balikpapan – Menjadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kota Balikpapan semakin di lirik sebagian pendatang untuk mencoba peruntungannya mengadu nasib.
Tak jarang, sebagian pendatang yang masuk ke Balikpapan nasibnya menjadi tidak jelas akibat tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal.
“Banyak sekali jumlahnya pendatang yang masuk ke Balikpapan untuk mengadu nasib, tapi tidak beruntung, namun akhirnya terdampar tidak jelas di Balikpapan,” ucap Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan, Edy Gunawan saat diwawancarai media ini, Kamis (10/10/2024).
Edy Gunawan menambahkan, jumlah pendatang yang sudah dipulangkan kembali ke kampung halamannya jumlahnya lebih dari 100 orang.
Ia menuturkan, pendatang yang masuk di Balikpapan untuk mengadu nasib, namun tidak beruntung jumlahnya mencapai 100 lebih yang sudah ditangani oleh Dinsos Balikpapan.
“Jumlahnya ada 100 lebih yang sudah kami tangani, kemudian ditampung terlebih dahulu dan di beri makan, kemudian di data dan dipulangkan” jelasnya.
“Kalau memang benar tidak memiliki biaya, maka kita carikan tiket baik melalui Dinsos Provinsi Kaltim, maupun dari Paguyuban di Balikpapan. Dan kalau memang ada tiketnya kita pulangkan,” sambungnya.
“Tapi sebelum kita pulangkan, kita bantu untuk mencarikan pekerjaan terlebih dahulu, seperti yang pernah kita lakukan, kita carikan pekerjaan di pembangunan kawasan perumahan, kebetulan yang punya pekerjaan sama dengan daerah asalnya, akhirnya di terima bekerja,” terangnya.
Ia menambahkan, pendatang yang sudah dibantu untuk mendapatkan pekerjaan, kebanyakan setelah habis pekerjaannya di tempat yang lama, mereka kebanyakan dibawa oleh pimpinannya untuk bekerja di lokasi yang baru.
“Kalau yang sudah di bantu mendapatkan pekerjaan kebanyakan mereka dibawa oleh bos nya untuk bekerja di tempat yang lain. Jadi tergantung keberuntungan nasib mereka saja, kalau mendapat pekerjaan lagi, mereka pasti akan tetap di Balikpapan,” pungkasnya. (*)


