Seputarkotaku.com, Balikpapan – Meningkatkan kapasitas kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sangat perlu dilakukan.
Menyusul tantangan besar yang akan dihadapi dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga peningkatan SDM bagi pegawai sampai saat ini terus dilakukan.
Dijumpai awak media, Kamis (10/10/2024) di Aula Pemkot Balikpapan usai mengajadiri Ceramah Motivasi. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo menuturkan banyak cara dalam meningkatkan SDM bagi pegawai di lingkungan Pemkot Balikpapan tergantung kriteria dan tolak ukurnya, salah satunya melalui uji kompetensi.
Purnomo menambahkan, terdapat 2400 pegawai di Pemkot Balikpapan sudah mengikuti Computer Assisted Competency Test (CACT).
Ia menjelaskan, CACT ini ujin kompetensi dengan menggunakan komputer yang bertujuan untuk mengetahui dan memetakan kemapuan dari masing-masing pegawai, lalu kemudian diarahkan kemana kedepannya.
“Kita sudah laksanakan CACT yang diikuti kurang lebih 2400 pegawai,” ungkapnya.
Masih Purnomo, selain melalui uji kompetensi dalam meningkatkan SDM pegawai dapat melalui peningkatan pendidikan seperti tugas belajar.
“Karena anggaran dan kuotanya terbatas dalam pelaksanaan uji kompetensi, bisa juga mengajukan peningkatan pendidikan sekolah atau tugas belar,” terangnya.
Purnomo mengatakan, tugas belajar ini tebagi dua, ada yang melalui Anggadan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau melalui Tugas Belajar Mandiri.
Disinggung mengenai management talenta, Purnomo menjabarkan bahwa proses rekruitmen ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan pegawai yang dianggap memiliki potensi dan bakat.
Menurutnya, manajemen talenta biasanya berhubungan dengan manajemen berbasis kompetensi. Terdapat beberapa hal yang dilakukan dalam manajemen talenta, seperti pelaksanaan prosedur rekrutmen yang tepat dan engembangan keterampilan pegawai itu sendiri.
“Kita masih siapkan bahannya untuk pelaksanaan perisapan kompetensi manajemen talenta,” tutupnya. (*)


