Seputarkotaku.com, Balikpapan – Meningkatnya volume sampah dikota Balikpapan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Balikapapan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya untuk mengurangi jumlah volume sampah.
Tercatat setiap harinya volume sampah mencapai 500 Ton, dan setelah dilakukan pemilahan jumlah volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar mencapai 400 Ton setiap harinya.
Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, Jumat (25/10/2024) menuturkan terdapat 500 ton volume sampah di Balikpapan setiap harinya.
Dan setiap harinya terdapat 120 ton sampah yang diolah di Bank Sampah dan TPS Reduce, Reuse dan Recycle (TPS 3R) yakni dengan cara dilakukan pemilahan terlebih dahulu sebelum dikirim ke TPA Manggar.
Dirman karib disapa menuturkan, pemilahan sampah dilakukan dengan membagi tiga kelompok sampah, seperti Sampah Organik, Sampah Non-Organik dan Residu.
“Jadi volume sampah rumah tangga setiap harinya sudah mencapai 500 ton, tapi kita pilah dulu di TPS 3R dan sisanya baru kita kirim ke TPA Manggar,” terangnya.
Ia menjelaskan, sampah organik dan sejenisnya akan di buat kompos dan magot. Sementara untuk sampah plastik yang memiliki nilai ekonomis akan di ambil oleh Bank Sampah.
“Kalau sampah yang di oleh menjadi kompos berguna untuk membantu penyuburan tanaman. Sedangkan magot kita budidayakan untuk makanan ikan,” bebernya.
Masih Dirman, kondisi TPA Manggar saat ini masih dapat menampung sampah, mengingat terdapat beberapa zona yang di miliki TPA Manggar.
“TPA Manggar terbagi dari Tujuh Zona, yang kita gunakan saat ini untuk menpung sampah yakni Zona 5 dan Zona 6, dan Zona 1,2,3 dan 4 sudah penuh,” jelasnya.
“Masih tersisa satu zona lagi yakni Zona 7, oleh karena itu untuk mengantisipasinya kita tengah berupaya menjalin Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang masih berproses,” pungkasnya. (*)


